Elara terbangun menjelang siang. Tubuhnya masih sangat lemah, tetapi demamnya sudah turun.Ia bingung kenapa masih hidup. Soalnya tadi malam kematian sudah sangat dekat padanya. Ia mengingat samar-samar seseorang menyentuh dahinya semalam.Namun ia menggeleng, suaranya getir. "Mana mungkin monster itu peduli.”Elara menganggap itu hanya mimpi karena demam. Sehingga mimpinya saat sekarat tadi adalah hal mustahil yang terjadi. Tadinya, Elara punya harapan kalau ia terbangun dari sakitnya. Ada seseorang yang menjaganya dengan wajah khawatir. Tidak lama kemudian… Pelayan baru datang mengantarkan makanan berupa sup akar-akaran, isinya campuran wortel, lobak putih, jahe, lengkuas, kadang ditambah ginseng/akar manis kalau ada. Dipercaya buat "mengusir dingin" dan racun di kalangan kerajaan.Elara menyadari Mira benar-benar sudah tidak ada. Karena selama ia berada di Kerajaan Blackthorn, hanya ia yang terus melayaninya. Suasana kamar terasa lebih tenang. Hanya tersisa nafas Elara yang ma
Last Updated : 2026-08-05 Read more