**SIPENJATUH HANDUK****SUDUT PANDANG NOAH.**Di detik dia mendorong pintu hingga terbuka, aku melompat ke depan. Meraih handuk cadangan di rak terdekat, aku melemparkannya ke wajahnya.“Oh! Apa-apaan ini?!” Desisnya, berjuang melepaskannya sementara aku berebut. Meraih wigku, aku menariknya terpasang, mengintipnya dari balik bulu mataku saat aku mengambil sisa barang-barkangku—bra olahraga, lakban—lalu aku menerjang keluar dari sana.Aku mendengarnya bernapas berat di belakangku tepat saat aku mendorong pintu lemari hingga terbuka. “Owen, ada apa denganmu?”“M-maaf!” Aku mencicit, menutup pintu tepat pada waktunya sebelum dia bisa berjalan ke arahku. Memutar kunci, aku mencoba menarik napas sambil membereskan barang-barangkus yang lain.“Kamu bersikap aneh, Bro.” Katanya dari balik pintu yang tertutup.“Maaf, hanya sedikit gugup, kurasa.” Aku berdehem, memperdalam suaraku lagi. “Kamu sudah mendapatkan apa yang kamu cari?”“Ya, sudah dapat.”Dia menjawab tepat pada waktunya saat aku m
Last Updated : 2026-07-31 Read more