33"Pernikahan besok akan tetap dilaksanakan, dan ... aku yang akan menikahi Zinnia," tukas Heru. Suasana ruangan seketika hening. Semua orang saling menatap, sebelum kembali memandangi Heru yang tengah mengambil KTP dari dompetnya, lalu diserahkan ke Kardi, Adik Warsito, yang merupakan pegawai kelurahan. Kardi segera keluar dari rumah dan mengendarai motornya, guna menuju kediaman kepala KUA setempat, untuk mengganti nama calon pengantin pria, di dokumen pernikahan."Mas, yakin?" tanya Atalaric. Heru mengangguk. "Ya," sahutnya. "Ibu maksa Mas?" "Aric," potong Sulistiana. "Ibu endak maksa!" protesnya. "Bagus kalau nggak maksa. Tapi, aku mesti nanya, kan, Bu. Daripada penasaran," kilah Atalaric. "Ibu beneran nggak maksa aku," jelas Heru. "Tadi, kami berembuk. Aku, Ibu, Paman Warsito, Bi Dina, Paman Kardi, dan Eyang Titi. Sama Zinnia juga," lanjutnya. "Aku cuma mau melindungi nama baik Zinnia dan keluarganya," terang Heru, sembari menatap gadis berjilbab biru yang sejak tadi hany
Última actualización : 2026-09-19 Leer más