MasukBLURB Pertemuan yang tidak terduga antara Atalaric Pradipta Dewawarman dan Harvitha Urfi Amani, menciptakan desiran di hati mereka. Atalaric menyatakan perasaannya, tetapi Harvitha ragu-ragu untuk menerimanya, karena perempuan itu menyadari ketimpangan strata sosial mereka yang sangat jauh. Atalaric berusaha meyakinkan Harvitha akan ketulusan cintanya. Namun, di sisi lain, hubungan mereka ditentang oleh Sulistiana, Ibu Atalaric, yang terhasut fitnah tentang kehidupan bebas Harvitha, yang dilontarkan Jenna Mafaza, perempuan yang dijodohkan dengan Atalaric. Situasi kian rumit, ketika mantan Kakak ipar Harvitha, datang seusai bertugas dari luar negeri. Afzal Ayman menagih janji Harvitha untuk menikah dengannya, sesuai amanat almarhumah Kakak Harvitha, yang wafat beberapa tahun silam. Siapakah yang akan dipilih Harvitha untuk menjadi pendamping hidupnya? Mamoukah Harvitha menyelesaikan semua ujian kehidupan yang melingkupinya?
Lihat lebih banyak68Arfan berteriak sesaat setelah pesawat berlogo Baltissen 1 mendarat di landasan. Arfan maju dan menempelkan kedua tangannya ke kaca, sembari memandangi moncong pesawat yang kian mendekat. Sekian menit berlalu. Arfan telah digendong Kairav yang jalan cepat menuju pesawat. Pintu burung besi terbuka dan Jariz keluar lebih dulu sambil menjinjing tas kerjanya. Satu per satu ajudan muda turun. Mereka bergegas mengambil koper para bos dan menyeretnya ke ruang tunggu. Kairav menaiki tangga, lalu menurunkan Arfan guna bisa menjelajahi isi kabin. Arfan menyambangi Atalaric dan beberapa bos yang masih berada di dalam. Alvaro menggenggam tangan kiri Arfan dan mengajaknya memasuki kokpit. Lelaki kecil berkemeja merah itu sempat termangu, memandangi pilot dan kopilor yang merupakan warga negara asing. Namun, kala kopilot menyapanya dengan bahasa Indonesia fasih, Arfan spontan tersenyum. "Om, namanya siapa?" tanya Arfan, sembari memandangi sang kopilot. "Gutierre Benedicto. Aku, Adik sepupu
67 Sidang perdana atas Felix berlangsung secara tertutup. Selain petugas keamanan, banyak polisi yang turut mengamankan sekitar gedung pengadilan. Sebab Felix cukup terkenal di dunia bisnis hiburan tanah air, banyak awak media resmi maupun independen, yang memenuhi area parkir depan gedung. Atalaric tidak hadir dalam sidang itu, karena sedang dinas ke Filipina. Dia diwakili kuasa hukum, dan Caksa, serta Hisyam. Harvitha hadir dengan didampingi Farras, Hasni, dan ketiga sahabatnya. Sebagai pihak penggugat, Harvitha tetap bersikap tenang. Dia duduk di bangku belakang tim kuasa hukum dan nyaris tidak bergerak, hingga persidangan itu usai. Harvitha bangkit dan merapikan gaunnya. Panggilan dari depan membuatnya menengadah, dan memandangi pria berkemeja putih yang tengah berdiri di dekat pagar pembatas. "Terima kasih sudah mau datang," cakap Felix, sesaat setelah Harvitha mendekat."Ya." Harvitha terdiam sejenak, lalu dia bertanya, "Bapak, sehat?" "Lumayan. Ehm, makasih juga atas kir
66Harvitha mengusap set perhiasan di tujuh kotak yang dibukakan Zhou Yiran, di meja toko perhiasannya dan Malya (istri Jariz), yang berada di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan. Harvitha bingung hendak memilih yang mana, karena semuanya bagus. Dia meminta pendapat Atalaric yang juga sama bingungnya. Kemudian Atalaric mengusulkan guna mengirimkan semua foto set perhiasan itu pada Sekar, yang dianggap lebih memahami detail perhiasan. Selama beberapa menit Sekar mengamati setiap detail foto. Lalu dia memberi tanda pada tiga set yang menurutnya paling cocok dengan kepribadian Harvitha. Kemudian Sekar mengirimkan ulang foto itu pada calon Adik iparnya. Harvitha berdiskusi dengan Zhou Yiran, yang kemudian menerangkan setiap detail perhiasan buatannya itu, sebagai bahan pertimbangan sang calon pengantin. "Saranku, ini paling pas buat mahar," ujar Zhou Yiran sambil menunjuk kotak perhiasan kedua. "Yang ini, bisa dipakai untuk akad," lanjutnya sembari memajukan kotak pertama
65*Tim Sukses VYJA*Alvaro : Sudah ada laporan dari tim China? Deswin : Laporan apa? @Padre. Alvaro : Loh! Kok, kekirim ke sini? Padahal tujuanku ke grup VCAZ. Panji : Sudah kuduga, Padre salah grup. Zulfi : Kumat lagi dia. Dimas : Dari 4 hari lalu, Padre sudah beberapa kali salah kirim. Paling sering, ke grup petinggi. Padahal tujuannya ke grup lain.Dhruvi : Padahal profil grupnya beda-beda. Panglima : Harap dimaklumi. Abangku lagi stres ditinggalin istrinya holiday sama ibu-ibu pejabat. Zhao Yichen : Alasan doang, itu. Madre cuma pergi seminggu, dan dengan pengawalan ketat. Varo lebih sering kabur dari rumah tanpa kabar. Yanuar ; Dan bikin orang se-Jakarta heboh nyariin dia. Bikin emosi!Hendri : Ujung-ujungnya, aku sama Z ditelepon W, supaya bantu nyariin Varo, pake mata batin. Zein : Jadi berasa kayak nyari jurig. Kenzo : Hantu kompeni. Irish : Padre paling cakep waktu jadi penjahat di film kung fu itu, yang bintang utamanya Mamados. Kimora : Benar. Aku masih simpan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.