“Enak nggak? Ibu, siapa yang lebih hebat, ayah atau aku….”Di dalam kereta yang riuh dan penuh sesak, ibu tiri dengan wajah kemerahan menunggingkan pinggulnya yang montok ke arahku dengan menggoda….Priska adalah ibu tiriku.Di usianya yang baru 30 tahun, dia tak hanya berparas cantik, tapi juga memiliki bentuk tubuh yang sangat memikat. Terutama sepasang kakinya yang putih mulus, serta sepasang dadanya yang montok dan tak muat ditutupi pakaian, selalu berhasil membuat hatiku bergejolak.Namun, dia itu ibu tiriku, wanita milik ayahku.Karena itu, meskipun seringkali berkhayal tentangnya, aku tak pernah berani menunjukkan perasaan itu sedikitpun.Hingga akhirnya pada liburan musim panas semester pertama perkuliahan, saat ayah memintaku dan ibu tiri pergi berkunjung ke kota tempat dia bertugas, barulah aku menyadarinya.Ternyata ibu tiri yang terkesan anggun ini, sebenarnya adalah wanita yang selalu haus di baliknya.Waktu itu, perjalanan ke tempat ayah dinas hanya bisa diakses dengan ke
Read more