'Tok-tok-tok!""Enzo? Zoya? Boleh Nenek masuk?" Suara Nenek di luar kamar. Enzo langsung membuka pintu. Nenek masuk dengan kursi rodanya, didorong suster. Wajahnya sudah tidak se-tegang tadi. Beliau malah tersenyum hangat ke Zoya. "Nak Zoya, gimana? Kamarnya suka?" tanya Nenek. Zoya langsung berdiri sopan. "S-suka, Nek. Bagus banget... makasih." "Baguslah," Nenek mengangguk. Lalu menatap Enzo. "Enzo, kamu ke bawah dulu sana! Papah kamu mau bicara sebentar. Dan Nenek mau ngobrol sama cucu Nenek yang baru ini." Enzo sempat ragu. Menatap Zoya. Tapi, Zoya mengangguk kecil. "Ya udah. Aku mau ke bawah dulu ya, Sayang. Kalau ada apa-apa panggil aku," bisik Enzo lalu keluar. Tinggal Zoya dan Nenek di kamar. Nenek menggenggam tangan Zoya lagi. Mengajaknya duduk di sofa dekat jendela. "Zoya, Nenek tau kamu pasti kaget ya, masuk ke keluarga seperti ini." Nenek memulai pelan. "Keluarga Bautista ini keras. Apalagi Vanessa dan Frisca. Mulutnya itu pedas. Tapi hati Nenek ta
Last Updated : 2026-09-16 Read more