"Siapa, Mas? Istrimu yaa?" tanya Rini tiba-tiba, memecah keheningan. Andra menatap wajah Rini yang remang-remang diterpa cahaya layar ponselnya. "Iya, Rin... Udah, biarin aja dulu," ucap Andra dengan nada sedikit kesal, mematikan layar ponselnya. Rini tersenyum tipis, mengusap dada bidang Andra dengan lembut. "Gak apa-apa, Mas... Mending kamu bales dulu, kasihan istrimu nungguin." Andra menghela napas panjang, menatap Rini yang tampak santai tanpa rasa bersalah sedikit pun. Andra memilih membiarkan ponselnya tergeletak di kasur, memosisikan tubuhnya kembali berbaring santai. Perlahan Rini bangkit, menyibak rambutnya yang berantakan lalu menyalakan saklar lampu kamar. "Mas, belum jam 9 kan? Aku buatin kopi yaa... Ngopi bentar, gimana?" tanya Rini menoleh manis. Andra ikut bangkit duduk di tepi tempat tidur. "Boleh, Rin... Makasih yaa," sahutnya pelan. "Sama-sama, Mas. Bentar aku ke kamar mandi dulu deh, lengket nih..." ucap Rini meraih handuk lalu melangkah cepat ke kamar mand
Última atualização : 2026-08-24 Ler mais