"Kamu dengerin Abang ya," ucap Andra tegas. "Abang gak ngelarang kamu pengen ini pengen itu, bahkan Abang udah sering usahain apa yang kamu mau. Dari hal yang menurut Abang mustahil di posisi Abang waktu itu, sampai akhirnya kesampaian... contohnya rumah ini," ucap Andra dengan nada yang kembali memendam penekanan kuat. Irma hanya terdiam seraya mengangguk pelan. Ia menatap suaminya yang berbicara pelan namun menusuk. Sebagai seorang istri yang biasanya suka menuntut banyak hal tanpa mau tahu dari mana sang suami memeras keringat, kali ini Irma benar-benar bungkam tak berkutik. "Gak usah kamu bilang Abang pelit, perhitungan, gak sayang istri, atau gak mau nyenengin istri. Semua Abang lakuin buat kamu, tapi... inget ya, Dek," ucap Andra yang kemudian mendaratkan kedua telapak tangannya, memegang lembut pundak Irma. "Kalau Abang ngasih uang untuk belanja, pakai untuk belanja... Kalau kamu kepengen ini itu, AC lah, ganti kulkas lah, apa lah... ngomong sama Abang. Nanti Abang us
Last Updated : 2026-08-28 Read more