Di seberang telepon, Yesi dengar ucapan Sinta. Dia segera tenangkan gadis kecil itu.“Sinta, anak baik. Malam ini nggak usah mandi dulu. Besok setelah pulang ke rumah, Bibi Yesi yang akan mandikan kamu, yah.”Sinta dengar itu, tetapi hanya mendengus pelan.“Iya.”Sebenarnya, Bibi Yesi memang sangat baik. Namun, kalau soal mandikan dia, Ibu selalu lebih telaten dan lebih cermat. Sayangnya, sekarang Ibu sudah nggak sayang dia lagi. Lukas adalah seorang pria, jadi tentu saja nggak nyaman bagi dia untuk mandikan Sinta. Sinta juga nggak pergi panggil pelayan. Dia langsung naik ke ranjang, tarik selimut hingga tutupi tubuhnya, lalu pejamkan mata.Setelah panggilan video berakhir, Lukas bangkit berdiri. Sekilas dia melirik Susan, tapi nggak tanya apa-apa. Lukas hanya pergi ke kamar mandi untuk bersihkan diri. Ketika selesai mandi dan keluar dari kamar mandi, Susan sudah matikan lampu tengah. Di dalam kamar hanya tersisa cahaya temaram dari lampu dinding. Lukas berbaring di sisi Sinta, tetapi
Read more