“Lukas?” Celine mengulang, kali ini dengan nada tanya yang jelas.Alis Liam bertaut, mencoba mencari kesalahan dalam kalimatnya sendiri. “Apa ada yang salah?”“Oh, bukan ….” Celine buru-buru menjawab, jarinya makin erat mencengkeram bahu Liam. “Hanya saja … aku penasaran kau dari keluarga mana ….”Liam terdiam lagi. Belum sempat ia membuka mulut, Celine sudah lebih dulu menyambung.“Soalnya aku baru pertama kali melihatmu, jadi kau pasti orang luar. Dan lagi, tidak sembarang orang bisa masuk ke sini.”“Jadi Nona menyimpulkan aku pasti dari keluarga berpengaruh, ya?”“Ya, itu sudah pasti, kan?”Liam terus melangkah, langkahnya tetap teratur, tak sedikit pun goyah. Selama beberapa detik ia tidak menanggapi, seolah tenggelam dalam pikirannya sendiri. Celine ikut diam, menunggu.“Nona benar, tapi Nona juga tidak sepenuhnya benar,” jawab Liam akhirnya.Celine menelengkan kepala, keningnya berkerut bingung. “Kenapa kau tiba-tiba bicara formal?”“Ini memang kebiasaan saya.”“Tapi sebelumnya
Last Updated : 2026-09-23 Read more