Raut wajah Vesper seketika menjadi muram. Dia berbalik untuk masuk ke mobil dan tak lama kemudian menghilang di tengah arus kendaraan.Melihat mobilnya pergi, Seraphine akhirnya mengembuskan napas lega.Setelah selesai makan, Seraphine berdiri."Pak Evander, sekali lagi terima kasih sudah menolongku malam ini."Kalau tadi Vesper sampai berhasil menodainya, mungkin dia akan merasa jijik seumur hidup.Evander menjawab singkat, "Cuma masalah sepele."....Keesokan harinya, Seraphine membawa jas yang sudah dicuci kering oleh petugas hotel ke kamar sebelah. Namun, dia diberi tahu bahwa Evander sudah check-out.Saat menyerahkan jas itu ke petugas untuk dicuci kering tadi malam, Seraphine sudah menyadari bahwa jas itu merupakan pakaian pesanan khusus dengan harga yang tidak murah.Sepertinya Evander itu memang bukan orang biasa.Sudahlah. Kalau berjodoh untuk bertemu lagi, dia akan mengembalikannya nanti.Setelah kembali ke kamar, Seraphine menelepon untuk menanyakan perkembangan penjualan sa
Read more