Tepat saat empat kata ‘harus siap menerima kekalahan’ terucap, suasana di dalam ruang VIP langsung hening.Semua orang spontan menatap Peter.Tadi saat menyusun misi pasangan, mereka adalah orang-orang yang paling antusias.Karena dalam bayangan mereka, Peter harus saling menyuapi kue, berfoto sambil bergandengan tangan dan terakhir menggendong wanita dengan berat 100 kg.Membayangkannya saja sudah sangat konyol.Namun sekarang, tak ada lagi yang bisa tertawa.Malah ada yang mulai berkata dengan iri, “Kak Peter bukan kalah, tapi malah untung besar.”“Kalau tahu tampang Helen seperti ini, tadi aku saja yang mewakili Kak Peter mengocok dadunya.”“Mimpi saja kamu, emangnya dia mau denganmu?”Mendengar itu, raut wajah John terlihat semakin muram.Namun, Peter tak memedulikan mereka sama sekali. Dia hanya menunduk dan bertanya padaku, “Kamu nggak menyesal?”“Kenapa harus menyesal?”Aku melirik ke arah daftar misi di atas meja.“Misi pertama, saling menyuapi kue.”Baru saja selesai bicara,
Read more