Sarah membaca ulang pesan itu di bawah cahaya lilin yang nyaris padam. Tinta hitamnya masih tajam di atas kertas kasar, seperti ditulis terburu-buru, penuh maksud. Reska akan pindah jaga malam ini. Ikuti dia lewat jalur barat. Bawalah Kapten Barra. Kalimat itu singkat, tidak memberi ruang untuk bertanya, seakan pengirimnya sudah yakin Sarah akan menuruti.Ia melipat kertas itu, menyelipkannya ke balik lilin, lalu memanggil Mira. "Aku perlu bicara dengan Raja Adrian sekarang. Cari Kapten Barra, suruh dia menunggu di ruang kerja raja tanpa banyak bicara."Mira menatap Sarah sebentar, membaca keseriusan di wajah itu, lalu mengangguk cepat dan keluar. Sarah mengenakan selendang tebal, menyembunyikan belati kecil di balik lengan baju, kemudian berjalan lewat koridor belakang menuju ruang kerja raja. Langkahnya terukur, tidak terburu-buru. Siapa pun yang melihatnya akan mengira ia hanya selir yang sedang berjalan-jalan malam.Adrian sudah berada di ruangannya, berdiri di dekat jendela denga
Last Updated : 2026-09-01 Read more