Sejak kejadian di kantin kemarin, Aeloria mengambil keputusan untuk menjaga jarak dari Alaric. Pagi ini, dia sengaja datang lebih awal, memilih duduk di bangkunya sambil membuka buku pelajaran sebelum koridor mulai ramai. Begitu mendengar suara langkah dari luar kelas, tangannya langsung berhenti membalik halaman. Aeloria melirik pintu, dan merasa aneh karena seseorang yang biasanya muncul, saat ini belum kelihatan, padahal seharusnya ia senang karena tidak ada yang mengganggu nya dan membuatnya kesal. Dia mengembuskan napas lega, lalu kembali menatap buku. Namun, baru beberapa detik membaca, Freyana muncul dari pintu sambil membawa dua kotak susu dan langsung duduk di kursi sebelahnya. “Lo kenapa dari tadi liatin pintu?” tanya Freyana. “Gue nggak liatin pintu.” “Terus?” “Gue cuma... memastikan pintunya masih ada.” Freyana menatapnya datar. “Ael, lo makin aneh sejak kenal Alaric.” Aeloria menutup bukunya sedikit lebih keras. “Gue cuma lagi males ketemu dia.” “Kenapa?” “Karen
Last Updated : 2026-09-11 Read more