Hailey menelan ludah yang terasa mengganjal di tenggorokan. “Bukankah perjamuannya belum selesai?” “Karena kau tidak ada di sana, aku jadi bosan.” Cedric membuka satu per satu kancing kemeja putihnya. Hal itu membuat Hailey merasa mengalami déjà vu. Dulu, mereka pernah berada di posisi serupa, bedanya pria di atasnya saat itu hanya bersandiwara. Namun kini, Cedric sama sekali tidak sedang main-main. Kemeja putih itu dilempar Cedric ke sembarang arah. Pria yang kini setengah telanjang tersebut menunduk, membenamkan wajah di ceruk leher Hailey, lalu mulai menciumi kulitnya. Sementara itu, tangan sang gadis meremas sprei hingga kusut. “Apa ini tidak jadi masalah? Duke mungkin akan mencarimu.” “Bukan Ayah, melainkan Helena. Jadi, mendesahlah lebih keras.” Ah! Hailey refleks mengerang saat Cedric memberikan gigitan kecil di bawah tulang selangkanya, membuat kulit seputih porselain itu memerah. Ia segera menutup mulutnya dengan telapak tangan, tetapi Cedric langsung meraih ta
Last Updated : 2026-10-26 Read more