“Jadi… Helena mengatakan kau telah melecehkannya.” Lucio menyeruput tehnya dengan santai di ruang kerja. Sementara di hadapannya, cangkir teh yang tersaji untuk Cedric sama sekali tak tersentuh. “Tuduhan itu tidak benar sama sekali, Yang Mulia.” tegas Cedric, netra hazelnya memancarkan keteguhan yang tak tergoyahkan. “Tapi sekarang beritanya bahkan sudah tersebar luas di kalangan masyarakat,” Lucio meletakkan kembali cangkirnya ke atas tatakan dengan bunyi denting pelan yang menyengat telinga Cedric. “Kalau begitu, buka saja persidangan secara terbuka,” sahut Cedric dengan nada menantang. Ia menduga kuat bahwa di balik aksi nekat Helena, ada campur tangan Lucio. Melihat betapa tenangnya sang Putra Mahkota mendengar skandal yang berpotensi meruntuhkan citra Kuil Citadel Skye, seolah-olah ia memang telah bersiap menyambut badai ini sejak awal. Lucio menghela napas panjang. “Cedric, kurasa untuk membungkam desas-desus masyarakat, langkah rumit seperti persidangan tidak p
最終更新日 : 2026-10-05 続きを読む