Bab 76 Begitu sidang ditutup dan ruangan mulai sepi, Adrian berjalan mendekati podium Nara. "Selamat, Nara. Kamu benar-benar layak mendapatkan panghargaan ini." "Terima kasih banyak, Adrian. Dukunganmu tadi benar-benar sangat berarti untukku," jawab Nara tulus. Sebelum Adrian sempat membalas, sebuah langkah kaki yang tegap terdengar mendekat. Arkan langsung berdiri di samping Nara, merangkul pinggang ramping gadis itu dengan sangat erat dan posesif, menegaskan kepemilikannya atas Nara. "Terima kasih atas kesaksianmu, Mr.Vance," potong Arkan, suara baritonnya yang berat terdengar sangat dingin. "Sekarang, tugasmu di sini sudah selesai. Aku harus membawa wanitaku pulang." Adrian tertawa pelan, menatap tangan Arkan yang mengunci pinggang Nara, lalu mengangguk pamit dengan sopan. "Sama-sama, Mr.Dewangga. Jaga dia baik-baik." Setelah Adrian keluar, Arkan langsung memutar tubuh Nara agar menghadapnya sepenuhnya. Di dalam ruang sidang megah yang kini kosong, pria itu menundukkan
Última actualización : 2026-10-12 Leer más