Bab 70 Tepat pukul sepuluh pagi, ruang rapat utama kantor Dewangga & Associates London terasa sangat sunyi. Layar proyektor besar di dinding menampilkan ruangan rapat Mahkamah Arbitrase di Paris, lengkap dengan lima orang pengacara senior Prancis berwajah serius. Nara duduk di kursi utama, menghadap langsung ke arah kamera. Sementara Arkan, sesuai janjinya, duduk agak jauh di sudut ruangan dengan setelan jas hitamnya. Pria itu menyilangkan kaki, melipat tangan di dada, dan hanya menatap Nara dengan tenang dan penuh rasa bangga. "Selamat pagi, rekan-rekan di Paris," buka Nara, suaranya terdengar sangat lantang, tenang, dan begitu percaya diri. "Saya Nara Anindita, Senior Partner London. Hari ini kita akan membedah draf akhir penyelesaian sengketa dagang antar-negara Eropa." Seorang pengacara senior Paris berambut abu-abu, namanya Mr.Jean, menaikkan kacamatanya. "Permisi, Miss Anindita. Kami sudah membaca draf awal Anda. Analisisnya bagus, tapi klausul pembagian pajak internasio
Last Updated : 2026-10-09 Read more