Bab 82 Nara dan Arkan berputar, saling berhadapan dan saling menggenggam tangan satu sama lain. Mata gelap Arkan yang setajam elang kini menatap lurus ke dalam manik mata Nara dengan tatapan yang tampak tenang. Arkan mengucapkan janji setianya terlebih dahulu dengan suara yang lantang, tegas, dan penuh kepastian. "Aku, Arkananta Dewangga, menjadikan kamu, Nara Anindita, sebagai istri sahku. Untuk saling memiliki dan menjaga, mulai hari ini dan seterusnya, dalam suka maupun duka, dalam kelimpahan maupun kekurangan, untuk saling mencintai dan menghargai, sampai maut memisahkan kita." Nara menahan nafas sejenak, air mata haru perlahan menetes di pipinya. Dengan suara yang bergetar namun terdengar sangat mantap, Nara membalas janji tersebut. "Aku, Nara Anindita, menjadikan kamu, Arkananta Dewangga, sebagai suami sahku. Untuk saling memiliki dan menjaga, mulai hari ini dan seterusnya, untuk selalu percaya, mendukung karirmu, dan mencintaimu seutuhnya, sampai maut memisahkan kita."
Última actualización : 2026-10-15 Leer más