Mobil melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan kota menuju rumah sakit. Hujan turun semakin lebat, mengetuk-ngetuk atap mobil dengan keras.Mira duduk diam di posisinya, merapatkan kedua lengan sambil menekan tangannya ke paha. Tubuhnya agak gemetar—kedinginan karena baju yang dikenakannya basah.Namun, ia tidak ingin mengganggu kenyamanan Hayes. Sesekali, ia melirik lewat sudut mata, memperhatikan bagaimana Hayes tampak terus merenung.Padahal kenyataannya, Hayes tidak benar-benar memikirkan sesuatu. Sejak awal perjalanan, lewat pantulan samar di kaca jendela mobil, ia diam-diam menatap Mira.Dan sekarang, menyadari kalau Mira kedinginan, ada perasaan tidak nyaman yang menggelitik dadanya.“Erwin, naikkan suhu penghangatnya. Aku kedinginan,” perintah Hayes tiba-tiba, suaranya yang berat memecah keheningan di dalam mobil.“Baik, Tuan,” kata Erwin yang duduk di samping sopir. Matanya terarah ke kaca tengah mobil, menatap Hayes yang jelas sama sekali tidak kedinginan. Erwin tahu
Última actualización : 2026-10-11 Leer más