“Tak peduli siapa kamu, malam ini akan jadi akhirmu, bocah!”Bao Sinqing menggertak tajam, suaranya menggema di antara reruntuhan kuil yang kini dipenuhi mayat dan tubuh-tubuh bergelimpangan. Tangannya terangkat, mengeluarkan sebuah bola kristal merah darah seukuran kepalan tangan dari balik jubahnya.Bola kristal itu mengambang pelan di udara, berdenyut seperti jantung hidup sebelum akhirnya menyatu dengan tongkat kayu hitam di genggamannya. Bao Sinqing tersenyum sinis, matanya berkilat liar.“Ini kali pertamaku menggunakan benda ini setelah sekian lama tak terpakai,” ucapnya rendah. “Kau harusnya merasa terhormat bisa menyaksikannya malam ini.”Wan Xuan merasakan tekanan mengancam yang memancar dari bola kristal itu, sesuatu yang jauh berbeda dari aura Qi biasa. Namun ia tak segera bergerak, memilih menunggu dan mengamati apa yang akan dilakukan pria tua di hadapannya.Bao Sinqing kembali membentuk segel tangan dengan cepat, lalu menghe
Last Updated : 2026-10-04 Read more