"Elena Restu tidak berhak memegang saham itu, Lucian! Wanita itu adalah anak dari pria yang pernah berusaha menjual rahasia Vance Group!"Suara lantang Arin menggema di pelataran utama Gedung Bursa Efek Nasional, memotong kemeriahan konferensi pers perseroan.Arin melangkah masuk menembus kerumunan wartawan dengan gaun merah darah yang anggun namun memancarkan aura kejam. Di sampingnya, berdiri seorang pria asing berjas kelabu dari Prancis yang membawa koper dokumen, serta bocah laki-laki berusia lima tahun—Elzar—yang terus menggenggam jemari Arin.Kilatan lampu kamera media seketika meledak liar, mengarahkan perhatian pada Arin yang membawa ancaman baru di tengah puncak kejayaan Elena.Elena berdiri di atas podium, jemari lentiknya masih menggenggam erat surat pengalihan saham. Wajah indahnya tidak memperlihatkan sedikit pun rasa panik. Sebagai wanita yang tangguh, Elena melangkah maju satu tingkat ke depan podium, memancarkan
Last Updated : 2026-09-19 Read more