Ketika Thea tiba, penampilannya nyaris tertutup seluruhnya.Topi, kacamata, masker, bahkan rambutnya digulung dan disembunyikan ke dalam topi, nyaris tak menyisakan sedikit pun ciri yang bisa membuatnya dikenali.Setelah masuk ke ruang VIP, dia masih tampak waswas. "Kok aku ngerasa ada dua wanita di luar yang ngikutin aku terus, ya?"Geisha menuangkan teh untuknya. "Dua orang itu bukan paparazi, tenang aja.""Kok kamu tahu mereka bukan paparazi?""Soalnya, dua orang itu ngikutin aku."Thea melepas semua penyamarannya, meletakkannya di samping, lalu duduk dengan santai dan meneguk habis secangkir teh dalam sekali teguk."Sebel banget deh, ngikutin mulu dari pagi sampai malam. Aku 'kan nggak lagi pacaran, ngapain juga diikuti."Geisha menjawab, "Ya, salah sendiri kamu terlalu terkenal. Paparazi ngikutin kamu, kalau ada temuan dikit aja, bisa jadi trending topik."Thea menggerutu, "Tahu begini, mending aku nggak jadi artis. Sekarang tiap hari hidup rasanya waswas terus ....""Kamu 'kan ng
Read more