Beberapa hari sejak pertemuannya dengan Reinard, Helena masih diam di villa. Rasa bosannya cukup teralihkan karena ada Alina yang menemaninya. Sama seperti hari ini, pelayan itu ada bersama Helena di balkon belakang, menemaninya berbincang. “Maaf, Nona, jadi Nona Helena ini sekretaris Tuan Sinclair?” tanya Alina, membuat senyum yang semula merekah di wajah Helena perlahan hilang. Wanita itu menoleh, menatap Alina sebentar, lalu memalingkan wajah ke arah kolam renang yang terlihat menyilaukan. “Iya, aku sekretarisnya,” sahut Helena, wanita itu tersenyum. Alina seolah mengingatkannya kembali pada statusnya yang sebenarnya. “Aku bukan siapa-siapa untuknya. Aku hanya sekretaris yang kebetulan mantan istri dari mendiang sahabatnya,” lanjut Helena serak. Tarikan napasnya bahkan terdengar lebih berat dari sebelumnya. Alina yang merasa tidak nyaman, berdehem pelan, membuat Helena meliriknya. “Maafkan saya, Nona… saya tidak bermaksud menyinggung,” katanya, dia berusaha tersenyum, tanganny
Last Updated : 2026-09-25 Read more