“Tidak ada ‘tapi’, Celina. Kamu menggunakanku untuk meremukkan musuhmu, maka bayarannya adalah seluruh dirimu.”Bibir Samudera membungkam bantahan Celina dalam sebuah lumatan panas yang sarat akan janji kepemilikan mutlak, hal itu meninggalkan desis rendah tepat di depan bibir wanita itu yang merona.Celina menarik napas terengah-engah usai lumatan yang nyaris merenggut seluruh pasokan oksigen di paru-parunya itu. Dadanya naik-turun dengan cepat, bersentuhan dengan dada bidang Samudera yang mengeras. Dia menatap lurus ke dalam manik mata sang CEO yang membara oleh gairah, kekejaman, dan tuntutan yang berpadu menjadi satu kesatuan mematikan.Di dalam relung hatinya, Celina mengakui sebuah kebenaran yang tak terbantahkan. “Aku memang sangat membutuhkan kekuatan tak terbatas milik SINS Group untuk meruntuhkan kekuasaan Sanjaya secara instan dan tanpa sisa,” batinnya.“Menghadapi musuh yang memiliki uang, pengaruh, dan kelicikan tingkat tinggi tidak bisa hanya bermodalkan nyali semata,”
Last Updated : 2026-10-12 Read more