Sesampainya di rumah orang tua Lee, Arum melangkah dengan terburu-buru masuk ke ruang tamu.Di sana, Pak Willy_advokat senior yang juga ayah dari Lee, sudah duduk berdampingan dengan Pak Hendra, rekan sejawat sekaligus sesepuh penasihat hukum keluarga Arum."Nah, ini dia orang yang kita tunggu-tunggu, sudah datang," ucap Pak Willy. Pria paruh baya berwajah oriental itu tersenyum lebar, bahkan bangkit berdiri dari sofa untuk menyambut kedatangan Arum."Maaf membuat Bapak-bapak menunggu lama, ya," ucap Arum sambil menundukkan kepala, lalu berjalan dan mengambil tempat duduk tepat di sebelah Lee."Tenang saja, kamu datang tepat waktu," senyum Lee menenangkan.Arum menegakkan posisi duduknya. Ada sedikit perasaan tidak enak karena kondisi tubuhnya masih basah oleh keringat sisa berolahraga.Sesekali ia mengangkat tangan kiri dan kanan bergantian, menghirup aroma tubuhnya sendiri.Aman, batin Arum. Untung saja dia membawa hoodie pink andalan dan langsung memakainya sebelum kembali pul
Terakhir Diperbarui : 2026-10-16 Baca selengkapnya