"Buat saya?" Mata sipit Lee membulat, pipinya merona merah. Ia menatap Arum yang menyodorkan Tupperware mini berisi makanan."Iya, buat Pak Lee, buat siapa lagi? Satpam kompleks?"Lee tersenyum, perlahan mengambil kotak makanan itu dan membukanya."Eh, jangan dibuka di sini. Di dalam mobil aja," teriak Arum."Kenapa? Kebetulan saya lapar, saya makan di kursi taman aja ya.""Jangan, Pak!" larang Arum. "Kalau ada yang ngelihat kita sering ketemuan, gimana? Mereka bisa berpikir kita ada hubungan, padahal Pak Lee cuma mau bantu saya aja."Arum mengedarkan pandangan ke sekeliling taman, memastikan tidak ada orang yang melihat mereka.Sengaja ia berjalan kaki dari rumah menuju taman dan meminta Lee menunggu di sini agar tidak menimbulkan fitnah.Namun, Lee justru terlihat santai, seperti tidak sedang bertemu dengan istri orang.Belakangan ini, Arum merasa pandangan para tetangga berbeda. Apalagi saat ia keluar dari rumah sambil membawa si kembar menggunakan stroller bayi tadi. Ibu-
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-29 อ่านเพิ่มเติม