Tadi karena begitu haus akan belaian, Melly sampai merendahkan dirinya seperti wanita murahan. Namun, ketika menyangkut kebahagiaan putrinya di masa depan, ekspresinya langsung berubah. Sepertinya demi anak-anak, semua orang tua sama saja, bahkan wanita seperti Melly pun tak terkecuali.Aku benar-benar panik. Namun, sikap Melly sangat tegas. Saat keadaan sedang menemui jalan buntu, Jane akhirnya berbicara."Sebenarnya Om tetap bisa dapat menantu. Itu tergantung gimana Om menanganinya." Sambil berkata begitu, dia melemparkan tatapan menggoda kepadaku.Aku sempat tertegun, lalu langsung mengerti maksudnya. Sepertinya, malam ini aku memang tidak bisa menghindar dari ketiga wanita itu.Baiklah, untuk saat ini aku harus menenangkan keadaan terlebih dulu. Lagi pula, kalau David memang tidak mampu, mungkin tidak akan mudah baginya untuk mencari pasangan lain.Aku masih berharap bisa menggendong cucu yang menggemaskan. Bagaimanapun, cucu-cucu teman sebayaku di desa bahkan sudah bisa berjalan.
Read more