Hening menjerat ruang kerja beraroma kayu cendana itu. Cahaya suram sore hari menembus jendela kaca besar, memantulkan kilau dingin dari cincin berlian hitam di jari manis Marquess Jonathan Sterling. Olivia berdiri mematung, sementara Seraphina melemparkan senyuman yang begitu manis, namun terasa teramat menusuk hingga ke tulang rusuk.“Hanya mengolahnya, Olivia,” ulang Seraphina pelan, melangkah mendekati meja kerja sang ayah. Jarinya yang lentik mengusap permukaan kayu kotak berukir rumit tersebut. “Kau koki paling berbakat yang pernah kutemui di seluruh pelosok Astra. Bagi tangan dingin sepertimu, menyatukan ekstrak ini ke dalam masakan Perjamuan Istana tentu perkara mudah, bukan?”“Ini manipulasi, Lady Seraphina,” sahut Olivia dingin, mempertahankan ketenangannya meski dadanya bergemuruh keras. “Membuat seseorang bergantung pada suatu zat bukanlah bagian dari seni kuliner. Itu kejahatan terselubung.”Marquess Jonathan terkekeh pelan, tawa yang terasa berat dan penuh dominasi. Ia k
Última actualización : 2026-11-01 Leer más