Maya membanting ponselnya ke atas kasur dengan napas terengah-engah. Matanya menatap langit-langit apartemen sempitnya yang remang-remang, berusaha mencerna apa yang baru saja terjadi di platform baca online tempat ia mempublikasikan novelnya, The Legend of Astra."Kenapa bisa begini, sih?!" teriak Maya frustrasi, menarik rambut pendeknya.Ponselnya berdering. Nama "Editor Sarah" tertera di layar. Tanpa mengulur waktu, Maya menggeser tombol hijau dan menempelkannya ke telinga."Maya! Kamu lihat grafiknya?!" suara Sarah terdengar melengking dari seberang telepon."Mbak Sarah, jujur ya, aku mau protes!" potong Maya cepat dengan nada kesal. "Kemarin Mbak Sarah bilang, 'Maya, karakter Olivia perlu naik level. Buat Lady Seraphina tawar dia jadi koki sekaligus dayang pribadi biar derajatnya naik!' Aku turuti, kan?""Iya, terus?""Masalahnya, aku ngetik draf Bab 38 itu Olivia menerima tawaran Seraphina! Aku sudah mengetik adegan Olivia diboyong ke kediaman Sterling! Tapi kenapa begitu rilis,
Last Updated : 2026-10-28 Read more