Jon mengantar Elia sampai rumah. Karena sudah sore, ia tidak mampir lagi. Begitu memasuki rumah, Elia menuju kamarnya. Setelah meletakkan tas, ia menuju kamar ibunya. Mengetuk pintu. “Ma,” panggilnya.Ibunya membuka pintu. Ibu dan anak ini saling berpandangan dengan tatapan datar, sebelum akhirnya Elia memeluknya.“Ma, maafkan aku,” ucapnya merasa bersalah. “Iya, Nak, Mama maafkan,” Beliau mengusap pipinya bekas ditampar. “Mama juga minta maaf karena sudah menamparmu.”“Iya, Ma, tapi janji, ya, tidak menjodohkanku ke pria lain lagi, karena aku sudah milik Dave.” “Dia menemuimu di sana dan kalian nginap di hotel?” “Ramai-ramai, Ma, bersama Jon dan juga keluarga Dave, nginap di villa.” Lalu tertawa jahil. “Tapi kami tidur sekamar.”Beliau mulai curiga. “Kalian melakukannya lagi?”Kali ini Elia cekakakan. “Iya, Ma, mumpung masih bisa bersama. Setelah ini entah kapan bisa bersama lagi.” Bergerak ke dapur. Meneguk air.Beliau mengikuti. “Hati-hati, Nak. Jangan sampai isi.”
Huling Na-update : 2026-10-23 Magbasa pa