" Sejak hari itu, Aldiksa selalu pulang berjalan kaki untuk menemanimu. Dia bahkan selalu berkunjung ke rumah untuk membantu ibumu menyelesaikan pekerjaannya. " ucap Wade, mengakhiri cerita singkatnya.Callista mencebikkan wajahnya, tidak menyangka Aldiksa di dunia ini begitu berani. Sementara, musuhnya yang dia kenal itu tidak memiliki keberanian sebesar ini.Dia beruntung memiliki ayah yang bisa menceritakan detail sesuatu, baik di dunia ini maupun dunia aslinya Wade tetap orang yang sama.Kali ini, Wade menatap ke arah putrinya begitu serius. " Sekarang katakan pada ayah, kenapa kau berubah begitu jauh? Lalu sekarang, kau seperti orang baru lagi. Ada apa sebenarnya? " cecar Wade, pertanyaan yang dilontarkan menuntut jawaban jelas.Melihat wajah serius ayahnya, Callista segera meletakkan buah yang sedang dia gengam. " Ayah, jika aku bilang aku bukan dari dunia ini. Apa ayah akan percaya? " tanya Callista.Lagi, pertanyaan itu kembali dia ucapkan. Tatapannya begitu memohon, dia berha
Última actualización : 2026-10-13 Leer más