Brugghhh!Aldiksa menendang pintu kamar dengan kakinya hingga menimbulkan bunyi yang cukup kuat, dia tak berniat melepaskan pangutannya barang sebentar saja.Kedua tangan Callista juga melingkar erat di leher sang suami, dia sudah mulai terbiasa dan mengimbangi permainan Aldiksa." Emhh! "Mereka berdua jatuh bersamaan di atas ranjang. Aldiksa semakin agresif, menyesap bahkan menggigit leher istrinya hingga meninggalkan bekas.Akan tetapi, saat menoleh ke arah sisi lain ranjang. Mata Callista terbelalak sempurna, dia memukul-mukul punggung Aldiksa agar melepaskannya. " Aldiksa, lepas! "Tidak, dia tidak akan berhenti sebelum merasa puas. " Aldiksa! Briell dibelakang mu! " bisik Callista penuh penekanan.Seketika Aldiksa langsung bangun dan melepaskan istrinya, dia ikut menoleh ke sisi ranjang.Briell, gadis kecil itu sudah berdiri sambil memeluk boneka kecilnya. Entah sejak kapan dia ada disana, astaga rasanya keduanya ingin menenggelamkan diri saja." Mama, papa, kalian sedang apa? "
Last Updated : 2026-10-29 Read more