Cahaya fajar baru menyentuh tirai ketika Chloe membuka matanya. Untuk sesaat ia hanya berbaring diam, menatap langit-langit yang diwarnai semburat jingga lembut, dan menyadari sesuatu yang aneh.Tubuhnya terasa ringan. Kepalanya jernih. Tidak ada mimpi buruk yang menghantuinya, tidak ada keringat dingin, tidak ada jeritan yang terbawa sampai ke pagi.Ia memiringkan kepala. Ranjang di sampingnya kosong, hanya menyisakan bantal kecil yang bergeser sedikit dari posisinya. Chloe tersenyum samar. Entah kapan Adam pergi, tetapi malam tadi ia tidur lebih nyenyak dibanding malam mana pun sejak lama.Dia benar-benar menunggu sampai aku tertidur, pikirnya, dan pipinya tiba-tiba terasa hangat.Chloe bangkit, merapikan gaun tidur dan rambutnya, lalu mengenakan kardigan tipis di atasnya. Jam di dinding menunjukkan pukul enam kurang sepuluh menit. Bi Mary biasanya baru mengetuk pintu setengah jam lagi. Ia memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar sebelum sarapa
Dernière mise à jour : 2026-11-03 Read More