Javier menoleh, menatap Andin sebentar, lalu kembali menatap lantai. Telinganya memerah, dan Andin hampir tidak percaya melihatnya.Hening.Cukup lama.Andin menyimpan temuan kecil itu baik-baik di kepalanya, sedangkan Javier tampak sibuk menyusun kalimat berikutnya."Setahun lalu cerainya resmi, dan Kirana ikut Ratna. Di mata anak itu, saya bapak yang dari dulu mau pergi, terus akhirnya beneran pergi," lanjut Javier akhirnya."Padahal Dokter yang bertahan paling lama," gumam Andin pelan.Kalimat itu keluar sebelum Andin sempat berpikir. Javier mengangkat wajahnya, menatap Andin lama, lalu tersenyum tipis tanpa berkata apa-apa.Senyum itu membuat dada Andin sesak. Pasalnya, di balik semua sikap dingin di ruang praktik, ada laki-laki yang anaknya sendiri mengembalikan hadiahnya lewat satpam sekolah."Ada satu lagi yang harus saya bilang, mumpung kamu di sini," ucap Javier sambil menegakkan punggung."Apa, Dok?" tanya Andin, jemarinya kembali meremas ujung kertas."Soal ancaman saya di
Last Updated : 2026-09-24 Read more