Catalog
52 chapters
Prolog
KEPALANYA terasa pusing, padahal Syila hanya perlu kembali pada teman-temannya dan mengatakan, kalau dia sudah menyelesaikan tantangannya untuk mencium orang pertama yang ia lihat ketika keluar dari toilet.Benar sekali, mereka sedang memainkan permainan terkenal "Truth or Dare" di mana Syila lebih memilih dare daripada dia harus berkata jujur pada teman-teman barunya.Syila menyenderkan tubuhnya ke tembok. Alkohol yang ia minum cukup banyak dan membuatnya mabuk, itu mengapa dia menerima tantangan gila itu tanpa protes apa pun."Hei!"Syila menoleh, dengan mata menyipit, mencoba mengenali sosok yang menghampirinya. Ternyata pria itu yang mendatanginya, Syila kira siapa."Kenapa?" Syila mengedip berulang kali.Awalnya, Syila pikir pria ini seorang perempuan, jadi ia sama sekali tak merasa ragu saat menciumnya. Apalagi dia sedang memakai ho
Read more
Crazy • 01
JAGUAR Adytama mengusap wajah kasar, lalu menyugar rambutnya, sebelum memegangi kening yang mulai terasa pusing bukan main."Gue bakal nikahin lo," putusnya, setelah menimang-nimang perbuatannya semalam dengan perempuan yang kini duduk di sebelahnya.Terbangun dalam keadaan telanjang bersama wanita memang bukan hal yang baru untuknya. Yang membuat semuanya merumit, karena perempuan yang kini memalingkan muka itu ternyata masih perawan dan Jake telah menidurinya semalam.Jake mencuri pengalaman pertama perempuan itu.Memang, Jake tidak memaksa, tapi dia tetap sepenuhnya salah di sana. Perempuan itu sedang mabuk, dia tidak sadar, tapi Jake membawa perempuan itu ke atas ranjang lalu menidurinya, setelah ia goda habis-habisan dengan sentuhannya.Gue emang bajingan, batinnya.Jake bisa saja berhenti semalam, tapi karena nafsunya lebih mendominasi,
Read more
Crazy • 02
MENIKAH menjadi momok paling mengerikan untuk dia dan kakaknya. Sampai-sampai mamanya sibuk mencarikan jodoh untuk mereka. Sayangnya, dia dan si Kakak sudah membuat kesepakatan bersama.Siapa yang menikah lebih dulu, maka dia harus membelikan mobil mewah untuk yang belum menikah.Jadi, walau dia dilamar pria tampan dan kaya sekalipun, Syila takkan menerimanya.Enak saja, kakaknya bisa mendapat mobil baru, lah, dia? Rugi dong. Udah menikah duluan di umur dua tiga, masih harus kasih mobil ke kakaknya pula.Enakan kakaknya ke mana-mana.Syila mendengkus keras. Walau jujur saja, yang kemarin malam emang ganteng pakai banget, badannya juga bagus, miliknya juga ... pipi Syila memerah saat bayangan samar saat mereka melakukannya kembali berputar."Syil!"Syila menoleh. Teman barunya dari agensi permodelan, Diandra, sedang melambai-lambaikan tangan padan
Read more
Crazy • 03
ADAM mengecek pemotretan pakaian musim panas yang sedang berlangsung. Seperti biasa, Diandra tampil mempesona layaknya bidadari yang jatuh ke bumi. Sepertinya, tidak ada masalah apa pun yang perlu ia khawatirkan di sana.Adam beralih menuju ruang rias, di sana Syila tengah dirias oleh penata rias agensinya. Model barunya ini pun disulap hingga terlihat sangat menawan, kulit putihnya dipadukan dengan gaun pendek berwarna cokelat muda, wajahnya yang memang pada dasarnya sudah cantik, semakin terlihat memikat dan juga ... menggoda."Syil!"Syila menoleh cepat. "Iya, Bang?""Gue mau ngomong berdua sama lo." Adam memberi isyarat pada penata rias agar keluar dari ruangan, sebelum ia mulai berbicara dengan model barunya."Mau ngomong apa, Bang?" tanya Syila penasaran. Dia cukup takut akan dipecat padahal ia belum sempat mendapat royalti apa pun."Lo hari ini berpasangan sama Jake
Read more
Crazy • 04
"DIA di sini?" Jake bertanya usai Adam menjelaskan penolakannya."Ya, dia lagi pemotretan bareng model baru gue. Gue bahkan curiga kalau dia ada naksir sama anak baru itu." Adam mengangkat bahunya. "Dia emang cantik, sih, beda dari model gue yang biasanya.""Gue jadi penasaran-" Jake berdiri dan menutup kepalanya dengan penutup kepala hoodie hitam yang ia kenakan. "-gimana kriteria cewek seorang Veroga Arizki."Jake menuju ruang pemotretan dengan segera. Berharap dia masih bisa melihat bagaimana rupa wanita idaman seorang Rizki yang selalu tertutup kisah asmaranya.Namun, saat melihat perempuan itu berada dalam pelukan Rizki, jantung Jake terasa berhenti.Dia ingat betul, siapa perempuan itu. Jake sangat mengingatnya, jelas, karena perempuan itu adalah sumber dari mimpi buruknya akhir-akhir ini.Arsyila Putri.Dia ... modelnya? Apa dia m
Read more
Crazy • 05
SYILA pikir, mereka tidak akan bertemu lagi. Alasan itulah yang membuat Syila lebih memilih menjadi wanita murahan, daripada menjadi seorang wanita baik-baik yang menolak pernikahan.Namun, tidak ada yang tahu bagaimana takdir.Keduanya bertemu kembali, bahkan dengan jarak yang semakin menipis. Apakah Syila akan mengulangi malam panas itu lagi dengannya? Membayangkan saat laki-laki itu mengerang puas ketika menggagahinya, membuat wajah Syila bersemu merah.Syila ingin mengulanginya lagi."Apa, sih, yang gue pikirin? Masa gue beneran jadi murahan setelah lepas p*rawan sama dia?"Terkutuklah pada pesan mamanya, agar Syila selalu menjaga diri dan tak pernah mencoba mengecap dosa manis itu. Karena dosa itu benar-benar manis, dia tidak akan bisa berhenti begitu berani mengecap walau hanya sedikit. Saking manisnya, Syila menginginkannya lagi, w
Read more
Crazy • 06
SYILA mengernyitkan dahi saat Jake mengikuti langkahnya dari belakang. Bukannya apa atau bagaimana, tapi penampilan Jake terlihat lebih menyeramkan dari kelihatannya.Jake memakai hoodie hitam dengan penutup kepala terpasang, ditambah kacamata hitam, tak lupa masker hitam yang menutupi mulut serta hidung mancungnya. Sudah mirip penguntit yang sedang mencari mangsa."Bang!""Lo manggil gue?""Iyalah," dengkus Syila yang merasa kesal, "manggil siapa lagi kalau bukan lo, Bang. Kan cuma lo yang lagi jalan sama gue."Jake berdeham. "Soalnya, baru kali ini ada yang manggil gue abang. Rasanya, agak gimana gitu.""Kalau gitu, gue manggilnya apa? Masa iya manggil Jake doang?" Syila mencibir, "Sekalian aja ditambahin abang, jadi abang ojek gitu."

Read more

Crazy • 07
HARUSKAH Jake mengumpat keras-keras sekarang? Dia sudah berada di ujung tanduk, tapi perempuan yang sedang ia gagahi malah sibuk lirik-lirik pintu kamar dengan wajah takut. Ditariknya wajah Syila agar kembali menatapnya, lalu ia bungkam bibirnya dengan ciuman maut.Jake harus mendapatkan pelepasannya sekarang atau dia akan uring-uringan seharian. Kalau saja dia bisa main solo atau menyewa j*lang lain setelah pulang dari sini. Namun, ia ingat betul saat miliknya tiba-tiba saja berhenti berfungsi saat ia sedang mencoba tidur dengan wanita lain.P*rawan sialan!"Ugh Bang, ada tamu di luar," kata Syila sembari mendesah atas kenikmatan yang ia berikan."Sssttt, abis ini."Jake memompa miliknya semakin cepat sampai keduanya sama-sama mencapai kulminasi, lalu Jake menarik diri. Syila sendiri langsung bangkit dan bergegas menuju almari, mengeluarkan pakaian tidurnya lalu mengenakannya
Read more
Crazy • 08
SYILA menatap penampilannya sekali lagi sebelum membuka pintu. Sosok perempuan berambut pirang panjang melewati punggung berdiri di depannya sambil berkacak pinggang."Gue nungguin elo buka pintu sampai lumutan, tahu. Abis ngapain aja lo di dalam? Berendam?"Syila nyengir kuda. Dia merasa bersalah, tapi perempuan ini juga bersalah. Gara-gara dia, Jake kabur lewat beranda——semoga dia tidak mati saja, karena Syila belum menerima uang satu milyar yang dijanjikan Jake padanya."Kak Mika ngapain ke sini?""Ngapain-ngapain," sungut Mika yang langsung menerobos masuk. Hidungnya mengendus-endus aroma yang tak asing dan dia lantas menatap Syila horor. "Lo bawa cowok ke sini?"Syila menggeleng cepat, panik, dia tanpa sadar mengambil langkah mundur."Iya? Lo bawa cowok ke sini?" Mika melotot tajam. "Kalian ngapain aja? Heh, kalau Om Raffa sampai tahu gimana? Lo masih ada o
Read more
Crazy • 09
Selamat ....Jake akhirnya bisa menghela napas lega setelah berhasil lolos dari maut. Untung saja Jake ingat, kalau apartemen temannya berada tepat di sebelah apartemen Syila, kalau tidak?Dia pasti sudah dikebiri sama orang tua Syila.Jake mencari-cari ponselnya di saku dalam hoodie-nya, tapi tidak ada. Dia mencari di saku celana jinnya, tapi tetap tidak ada."Ponsel gue di mana?" tanyanya seraya bangkit dan meraba-raba tubuhnya sendiri.Mencoba mengingat-ingat, dia yakin kalau dirinya hanya melepas hoodie-nya di apartemen Syila saat mereka hendak bercinta. Hanya di sana, itu berarti di apartemen sebelah."Masa gue ngelompatin beranda lagi buat ngambil ponsel doang?" Jake mendengkus. "Besok ajalah, lagian, kalau orang tuanya nginep malah bahaya ntar gue."Jake menjatuhkan tubuhnya ke sofa dan langsung selonjoran kaki d
Read more
DMCA.com Protection Status