Siapa Penulis Yang Sering Menggunakan Teknik Senandika?

2026-01-30 14:33:22 39

4 Jawaban

Bryce
Bryce
2026-01-31 04:02:31
Kalau ngomongin senandika, aku langsung teringat Andrea Hirata. Di 'Laskar Pelangi', ia memainkan monolog batin dengan lihai untuk membangun kedekatan emosional antara pembaca dan tokohnya. Misalnya, saat Ikal menggambarkan kerinduan pada Maria atau kekagumannya pada Lintang, kita bisa merasakan getaran hati yang begitu personal. Teknik ini membuat cerita yang sederhana menjadi sangat hidup dan relatable. Aku suka cara Hirata mengeksplorasi mimpi, ketakutan, dan keraguan tokoh-tokohnya melalui percakapan batin yang jujur.
Yara
Yara
2026-01-31 18:34:47
Dari dunia sastra modern, Dee Lestari patut disebut sebagai penulis yang piawai memanfaatkan senandika. Dalam 'Supernova' series, terutama chapter tentang Ruben, dia menggunakan aliran kesadaran untuk menggambarkan pergulatan filosofis sang ilmuwan.

Yang menarik, Dee tidak hanya memakai teknik ini untuk drama emosional, tapi juga untuk mengeksplorasi konsep-konsep sains kompleks dengan pendekatan humanis. Lewat percakapan batin karakter, pembdiajak berpikir tentang multiverse, teori relativitas, dan makna keberadaan - semua dikemas dalam bahasa yang mengalir alami seperti pikiran kita sendiri.
Naomi
Naomi
2026-02-01 09:07:28
Ada beberapa penulis yang menguasai teknik senandika dengan sangat baik, dan salah satu yang pertama muncul di pikiran adalah Pramoedya Ananta Toer. Dalam karya-karyanya seperti 'Bumi Manusia' dan 'Rumah Kaca', ia menggunakan dialog interior untuk menggali kompleksitas psikologis tokoh-tokohnya.

Teknik ini memungkinkan pembaca merasakan konflik batin yang mendalam, seperti pergulatan Minke dalam menghadapi kolonialisme. Pram tidak sekadar bercerita, tapi menyelam ke dalam pikiran karakter, membuat kita merasa menjadi bagian dari perjalanan emosional mereka. Keindahan senandika dalam tulisannya terletak pada kemampuannya mengungkap ketegangan antara apa yang diucapkan dan apa yang sebenarnya dirasakan.
Graham
Graham
2026-02-04 22:08:00
Kalau mau contoh yang lebih kontemporer, Eka Kurniawan layak dapat pujian. Di 'Cantik Itu Luka', dia memakai senandika untuk menciptakan efek surealis yang bikin bulu kuduk berdiri. Adegan ketika Dewi Ayu berbicara dengan arwah-arwah atau ketika para tokohnya mengalami disosiasi antara pikiran dan tindakan - disampaikan dengan teknik ini. Kurniawan berhasil membuat yang absurd terasa nyata melalui dialog batin yang chaotic tapi poetic. Ini menunjukkan fleksibilitas senandika sebagai alat naratif.
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi

Buku Terkait

Senandika
Senandika
Ini adalah kisah tentang Jevano ; yang sangat ingin bertahan di tengah-tengah peliknya kehidupan yang dijalaninya, dan Shera ; yang sangat ingin menyerah akibat sudah tidak sanggup menahan semua beban dan masalah yang tiada henti. Sebenarnya keduanya memiliki tujuan dan keinginan yang sama, yaitu ; dicintai, dihargai, disayang, didengar, dan yang sangat-sangat ingin mereka inginkan, kebahagiaan.
Belum ada penilaian
11 Bab
Teknik Pijat yang Spesial
Teknik Pijat yang Spesial
IGD rumah sakit. Aku membuka kedua kakiku dan baring di atas ranjang pasien, bagian terluka yang tunggu pemeriksaan terlihat begitu saja. “Dok, aku...aku nggak sengaja memasukkan sesuatu.” Jari yang memakai sarung tangan karet itu masuk ke dalam...... “Aku baru saja mengembangkan teknik pijatan baru yang dapat memberikan efek menenangkan untuk kondisi seperti Anda yang pengembangannya berlebihan. Apakah Anda mau mencobanya?” Melihat wajah tampan dokternya di bawah lampu operasi, aku dengan malu mengangguk kepala.
9 Bab
Istri Yang Sering Keluyuran
Istri Yang Sering Keluyuran
Elang terkejut saat Mamanya sering mengirim video mengenai istrinya yang sering keluyuran, padahal Miya selalu bersikap polos dan seolah tidak terjadi apapun. Elang sempat memergoki Miya tidak ada di rumah ketika dia pulang bekerja, lagi-lagi istrinya itu keluyuran. Sebenarnya apa yang dilakukan Miya di luar sana? Apa benar jika dia melakukan pekerjaan haram?
10
125 Bab
Siapa yang Peduli?
Siapa yang Peduli?
Bagaimana rasanya jika saat terbangun kamu berada di dalam novel yang baru saja kamu baca semalam? Diana membuka matanya pada tempat asing bahkan di tubuh yang berbeda hanya untuk tahu kalau dia adalah bagian dari novel yang semalam dia baca.  Tidak, dia bukan sebagai pemeran antagonis, bukan juga pemeran utama atau bahkan sampingan. Dia adalah bagian dari keluarga pemeran sampingan yang hanya disebut satu kali, "Kau tahu, Dirga itu berasal dari keluarga kaya." Dan keluarga yang dimaksud adalah suami kurang ajar Diana.  Jangankan mempunyai dialog, namanya bahkan tidak muncul!! Diana jauh lebih menyedihkan daripada tokoh tambahan pemenuh kelas.  Tidak sampai disitu kesialannya. Diana harus menghadapi suaminya yang berselingkuh dengan Adik tirinya juga kebencian keluarga sang suami.  Demi langit, Diana itu bukan orang yang bisa ditindas begitu saja!  Suaminya mau cerai? Oke!  Karena tubuh ini sudah jadi miliknya jadi Diana akan melakukan semua dengan caranya!
Belum ada penilaian
16 Bab
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa
Suasana meledak, semua orang maju. Aku segera bergerak cepat ke arah Salma yang langsung melayangkan kakinya ke selangkangan dua pria yang mengapitnya. Aku meraih tangan Salma. Sesuai arahku Ferdi dan tiga temannya mengikutiku. "Fer, bawa!" Aku melepas lengan Salma. Ferdi bergegas menariknya menjauhiku. "Keluar!" tegasku sambil menunjuk arah belakang yang memang kosong. "Nggak, Arka!" teriak Salma, terus menjulurkan tangan. Aku tersenyum. Salma perlahan hilang. Syukurlah mereka berhasil kabur. Hampir lima belas menit, aku masih bertahan. Banyak dari mereka yang langsung tumbang setelah kuhajar. Tapi beberapa serangan berhasil membuat sekujur badanku babak belur. Kini penglihatanku sudah mulai runyam. Aku segera meraih balok kayu yang tergeletak tak jauh, lalu menodongkannya ke segala arah. Tanpa terduga, ada yang menyerangku dari belakang, kepalaku terasa dihantam keras dengan benda tumpul. Kakiku tak kuat lagi menopang, tak lama tubuhku telah terjengkang. Pandanganku menggelap. Sayup-sayup, aku mendengar bunyi yang tak asing. Namun, seketika hening. (Maaf, ya, jika ada narasi maupun dialog yang memakai Bahasa Sunda. Kalau mau tahu artinya ke Mbah Google aja, ya, biar sambil belajar plus ada kerjaan. Ehehehe. Salam damai dari Author) Ikuti aku di cuiter dan kilogram @tadi_hujan, agar kita bisa saling kenal.
10
44 Bab
Siapa yang Menghamili Muridku?
Siapa yang Menghamili Muridku?
Sandiyya--murid kebanggaanku--mendadak hamil dan dikeluarkan dari sekolah. Rasanya, aku tak bisa mempercayai hal ini! Bagaimana bisa siswi secerdas dia bisa terperosok ke jurang kesalahan seperti itu? Aku, Bu Endang, akan menyelediki kasus ini hingga tuntas dan takkan membiarkan Sandiyya terus terpuruk. Dia harus bangkit dan memperbiaki kesalahannya. Simak kisahnya!
10
59 Bab

Pertanyaan Terkait

KBBI Menjelaskan Insult Artinya Secara Resmi?

5 Jawaban2025-11-04 00:51:16
Lucu, aku sempat kepo soal ini karena sering lihat kata 'insult' dipakai di berita dan diskusi kesehatan. Menurut yang aku baca di KBBI, kata 'insult' memang masuk sebagai kata pinjaman dan punya makna yang berbeda tergantung konteks. Makna yang paling umum adalah 'penghinaan' atau perbuatan yang merendahkan orang lain — setara dengan kata seperti 'celaan' atau 'ejekan'. KBBI menempatkannya sebagai kata benda dan juga bisa dipakai secara verba dalam percakapan sehari-hari ketika orang bilang 'menginsult' meski bentuk itu bukan baku. Selain itu, ada juga penggunaan medis: 'insult serebral' dipakai untuk merujuk pada serangan mendadak pada otak (kira-kira sama konteksnya dengan istilah 'stroke' dalam bahasa populer). Jadi, bila kamu nemu kata ini, perhatikan konteksnya; apakah bicara soal penghinaan sosial atau kondisi medis. Aku selalu merasa lucu melihat satu kata Inggris bisa menyelinap ke dua ranah makna yang cukup jauh seperti itu.

KBBI Memberi Arti Kata Parasit Secara Resmi Apa?

4 Jawaban2025-11-10 17:32:26
Definisi 'parasit' menurut KBBI itu sebenarnya cukup lugas dan sedikit gelap—tepat seperti kata yang dipakai di percakapan sehari-hari. KBBI menyatakan bahwa parasit adalah organisme yang hidup pada atau di dalam tubuh organisme lain dan memperoleh makanan dari organisme itu; dengan kata lain, mereka bergantung pada inang dan biasanya merugikannya. Dalam konteks biologi ini, contoh klasik yang langsung terbayang adalah kutu, cacing pita, atau protozoa yang menyebabkan penyakit. Di luar pengertian biologis, KBBI juga mencatat penggunaan kiasan: kata 'parasit' dipakai untuk menggambarkan orang yang hidup bergantung pada orang lain dan cenderung merugikan. Jadi ketika orang menyebut seseorang sebagai parasit, itu bukan hanya soal hubungan fisik, melainkan juga soal ketergantungan sosial atau ekonomi yang merugikan pihak lain. Aku sering kepikiran bagaimana satu kata bisa membawa nuansa ilmiah sekaligus emosi—itulah bahasa yang hidup, dan definisi KBBI menangkap kedua sisi itu dengan sederhana.

Bagaimana KBBI Menjelaskan Pengertian Sastra Secara Ringkas?

3 Jawaban2025-10-22 03:50:35
Geli sendiri rasanya setiap kali aku menelusuri definisi kata 'sastra' di KBBI — sederhana tapi membuka banyak pintu pemahaman. Menurut KBBI, 'sastra' pada intinya adalah karya tulis yang meliputi puisi, prosa, drama, dan bentuk-bentuk sejenis yang mengandung nilai estetika serta ungkapan imajinatif. Definisi itu menekankan bentuk tulisan dan nilai seni bahasa: bukan sekadar menyampaikan fakta, melainkan meramu kata untuk menimbulkan pengalaman estetis, perasaan, atau pemikiran. Buatku, yang sering menyelami novel dan cerpen, penjelasan KBBI ini terasa seperti peta awal — jelas dan praktis. Dia tidak membahas teori sastra yang rumit atau batasan sekolah kritik tertentu; KBBI lebih pada menjelaskan apa yang umum dimaksud masyarakat ketika menyebut 'sastra'. Jadi, ketika aku membaca sebuah novel yang membuat dada berdebar atau puisi yang bikin merinding, aku tahu itu layak disebut sastra menurut pengertian kamus: karya tulisan penuh estetika dan imajinasi. Itu saja, simpel tapi memuaskan sebagai titik mula memahami kenapa kita mencintai kata-kata.

Apa Perbedaan Antara KBBI Dan PUEBI?

3 Jawaban2026-01-12 19:55:16
KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah kamus resmi bahasa Indonesia yang memberikan definisi kata dan penggunaannya sebagai referensi leksikal otoritatif. PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), di sisi lain, adalah seperangkat aturan ejaan yang mengatur bagaimana kata harus ditulis dalam bahasa Indonesia standar — ini merupakan pedoman bentuk tertulis yang benar, bukan definisi kata.

Bagaimana Contoh Penggunaan Senandika Dalam Cerita?

4 Jawaban2026-01-30 15:39:16
Ada satu adegan di 'No Longer Human' Osamu Dazai yang selalu membuatku merinding. Tokoh utama Yozo berbicara pada dirinya sendiri di depan cermin, mengurai kegelisahan tentang topeng sosial yang melekat di wajahnya. Ini bukan sekadar monolog biasa—kata-katanya berputar dalam spiral pemikiran yang semakin gelap, seolah ia berdebat dengan bayangannya sendiri. Yang menarik, senandika di sini justru mengungkap apa yang tidak bisa diungkapkan melalui dialog normal. Ketika Yozo tertawa pahit sambil menyebut diri 'monster', kita melihat jurang antara penampilan luar dan kehancuran batinnya. Teknik ini sering kubandingkan dengan adegan internalisasi di 'The Catcher in the Rye', tapi Dazai lebih brutal dalam penggalian jiwa.

Apakah Senandika Sama Dengan Monolog Dalam Sastra?

4 Jawaban2026-01-30 02:39:26
Ada nuansa yang berbeda antara senandika dan monolog dalam sastra, meskipun keduanya sering dianggap serupa. Senandika lebih seperti percakapan diri yang spontan, mirip dengan ketika kita berbicara sendiri di depan cermin tanpa filter. Contohnya di novel 'Laut Bercerita', ada momen ketika karakter utama menggumamkan ketakutannya seolah berbicara kepada bayangannya sendiri. Monolog, di sisi lain, terstruktur dan seringkali ditujukan kepada pembaca secara eksplisit—seperti potongan panjang pikiran Hamlet di 'Hamlet'. Perbedaan utamanya terletak pada intensi. Senandika terasa lebih personal dan kadang terfragmentasi, sementara monolog biasanya dibangun untuk mengungkap alur logika atau emosi yang kompleks. Aku sering menemukan senandika dalam karya-karya eksperimental Jepang, seperti 'Kafka on the Shore', di mana batas antara bicara dan berpikir sengaja dibuat kabur.

KBBI Memberikan Artinya Paparazzi Secara Formal?

3 Jawaban2025-09-09 07:59:30
Aku sempat terpaku waktu melihat foto selebritas yang diambil dari sudut jalan, lalu langsung cari definisinya di KBBI untuk klarifikasi. Aku cek KBBI, dan istilah paparazzi dijelaskan sebagai fotografer yang memburu atau mengambil gambar orang terkenal, biasanya di luar konteks resmi, dan kerap tanpa izin—inti definisinya menekankan perilaku yang agresif atau mengganggu privasi. Dari situ jadi jelas kalau kata ini bukan sekadar pekerjaan netral; KBBI menaruh muatan negatif karena menyinggung cara kerja yang invasif. Sebagai penggemar hiburan yang sering mengikuti berita selebritas, aku merasa penting membedakan antara fotografer berita yang meliput kejadian publik dan paparazzi yang mengejar momen privat demi komersial. Asal kata ini sendiri menarik: istilah jamak paparazzi berasal dari karakter dalam film 'La Dolce Vita', dan sejak itu istilahnya melekat pada gambar-gambar yang diambil dengan cara mengejar atau mengintai. Dalam praktiknya, penggunaan kata menurut KBBI memberi dasar etis: ketika orang menyebut seseorang paparazzi, itu bukan pujian—itu kritik terhadap metode. Aku jadi lebih sadar saat sharing foto atau artikel, apakah konten itu diperoleh secara etis atau malah melanggar privasi. Akhirnya, buatku, membaca definisi KBBI membantu menilai mana liputan yang wajar dan mana yang harus dikutuk.

Apakah Sinonim Resmi Bodo Amat Artinya Menurut KBBI?

5 Jawaban2025-11-02 10:10:33
Aku sering kepikiran bagaimana ungkapan kasar yang melekat di percakapan sehari-hari ternyata punya padanan yang lebih 'resmi' di kamus. Waktu aku cek KBBI, muncul kesan bahwa frasa 'bodo amat' tidak tercantum sebagai bentuk baku atau resmi — ia dianggap ragam percakapan/colloquial. Secara makna, KBBI lebih cenderung menuliskan padanan yang lebih netral seperti 'tidak peduli' atau 'masa bodoh'. Dalam praktik sehari-hari, orang setara-kan 'bodo amat' dengan istilah seperti 'acuh tak acuh', 'cuek', atau 'tak peduli'. Menurut pengamatan aku, perbedaan utama bukan pada arti dasar, melainkan pada tingkat bahasa: 'bodo amat' terasa kasar, provokatif, dan santai, sementara padanan KBBI itu bersifat netral dan dapat dipakai di situasi lebih formal. Kalau mau tetap santai tapi sopan, aku biasanya pakai 'tidak peduli' atau 'cuek saja' — keduanya aman di ruang yang lebih resmi dan tidak bikin suasana memanas.
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status