Filosofi Dandelion

Dandelion
Dandelion
Tiga sekawan yang terlahir dari keluarga kaya raya yang berhati mulia. Persahabatan mereka begitu erat sekali bahkan seperti saudara. 3Z (Zain, Zian dan Ziad) ketiga pemuda tampan ini selalu menjadi idola dan daya tarik bagi para gadis namun mereka tidak pernah menggubrisnya sampai suatu ketika sosok gadis misterius muncul dalam kehidupan mereka.
10
29 Bab
Dandelion (TAMAT)
Dandelion (TAMAT)
Dimulai dari melihat potret dirinya yang di simpan secara rahasia di folder milik atasan sekaligus teman lamanya itu membuat hidup Liona berubah penuh tanda tanya. Niat awal ingin menjodohkan temannya dengan bos yang populer justru malah menjerumuskan dirinya sebagai umpan pancingan. Arka saputra yang adalah atasan dan teman lamanya sendiri. Seorang pria pemaksa, dia berusaha menginvasi Liona dengan posisinya, memaksa Liona untuk bersamanya dan berusaha memilikinya seperti seorang pencuri.Kedekatan mereka tidak berjalan mulus, banyak hempasan yang membuat ladang Dandelion terguncang, masa lalu, cemburu, orang ke tiga dan hal rumit yang melilit. Bagaimana cinta itu akan bertahan? Apakah masih ada jalan untuk pulang? Liona tersesat di ladang beracun terlalu dalam.
10
99 Bab
Dandelion, Wish, and Wind
Dandelion, Wish, and Wind
"Dandelion beterbangan menghiasi langit biru musim panas. Kelopak kecil yang seputih kapas tampak menyatu dengan awan. Jauh tinggi ia terbang mengikuti hembusan angin yang bertiup semilir. Di mana pun kau berada, sejauh apapun jarak di antara kita, kuharap salah satu dandelion itu akan sampai padamu. Kuharap kau tahu aku di sini menunggumu, merindukanmu, dan mencintaimu. Waktu yang terus berlalu mengubah segalanya. Namun perasaanku masih sama. Apa kau juga merasakan hal yang sama? Di tengah hamparan dandelion putih berhiaskan sinar mentari senja, aku menunggumu." Yoshino Izumi membenci segalanya tentang Jepang. Jika bukan karena permintaan Sang Ayah, pemuda itu tak pernah ingin kembali ke sana. Bagi Izumi tempat itu hanya menyimpan kenangan buruk akan pengkhianatan seorang wanita yang pernah dipanggilnya“Ibu”dengan sepenuh hati. Namun pertemuannya dengan seorang gadis berambut silver, perlahan membuat Izumi melupakan perasaan itu. Di saat yang sama tanpa Izumi sadari, ternyata ada sosok lain yang juga berharap untuk bertemu kembali dengan dirinya.
10
61 Bab
Pembalasan Kesatria Dari Neraka
Pembalasan Kesatria Dari Neraka
Era kegelapan, bukanlah isapan jempol belaka. Bukanlah sejarah tanpa kisah. Sanchia satu dari sekian banyak korban yang ditinggalkan. Dia tidak menyangka, kembali dari peperangan akan mendapatkan hadiah yang paling menyakitkan. Orang tuanya meninggal, kenyataan pahit yang dia sesali. Api melalap sebagian besar desanya, jerit tangis menggema di setiap sudut bangunan yang tersisa. Pangan menipis, kasus kelaparan nyaris terulang, apa yang harus dia lakukan? Selain membangun desa dia harus membalas dendam. Orang tua dan warga desanya tidak boleh mati sia-sia. Di tengah kekacauan pikirannya, Sanchia menemukan sedikit celah yang mengantarkannya pada sosok lelaki misterius yang identitasnya tidak terduga. Musuh atau teman? Searah atau berlawanan? Dua pilihan yang mudah namun, bagaimana ketika perasaan terlibat di antaranya?
10
14 Bab
Pak Jagat! Cintai Aku!
Pak Jagat! Cintai Aku!
Bagai sudah jatuh tertimpa tangga, Sekar yang telah diselingkuhi justru dijebak oleh sang mantan kekasih yang membuat dirinya berakhir menjadi bahan gosip. Tapi peristiwa itu justru mempertemukannya dengan Jagat yang sama-sama sedang menjadi sorotan publik. Pria itu menawarkan hubungan palsu pada Sekar sebagai solusi untuk masalah keduanya. "Jadilah tunangan pura- pura saya. Kita jalani hubungan palsu ini sampai gosip itu mereda." - Jagat "Bagaimana jika hubungan palsu ini akhirnya melewati batas?" - Sekar
10
71 Bab
After Heartbreak (21+)
After Heartbreak (21+)
[21+] Jessica Louisa, seorang gadis cantik yang mencoba memulai hidup barunya setelah dikhianati oleh orang yang dia cintai. Gadis itu tak sengaja bertemu dengan pria asing saat ia mabuk dan tidak sadarkan diri, pria itu membawa Jessica ke apartemennya. "Aku harap kamu tidak hamil," ucap pria itu yang berhasil membuat tangisan Jessica pecah. Apakah kehidupan gadis itu lebih hancur lagi? Atau...
10
28 Bab

Bagaimana Filosofi Kopi Tercermin Dalam Desain Kedai Kopi Modern?

2 Jawaban2025-09-16 20:08:58

Desain kedai kopi bagi saya sering terasa seperti puisi yang dibaca sambil menyeruput sesuatu yang hangat. Aku suka memperhatikan bagaimana filosofi kopi — tentang proses, asal-usul, dan ritual — merembes ke setiap keputusan desain: dari material meja sampai sudut tempat pelanggan mengintip proses pembuatan. Di banyak kedai modern, ada usaha sadar untuk menonjolkan proses: barista di balik counter yang terbuka, alat-alat pembuat kopi dipajang seperti bagian dari teater, dan pencahayaan diarahkan agar detail ekstraksi terlihat. Itu bukan sekadar estetika; itu mengomunikasikan nilai transparansi dan penghormatan terhadap kerajinan.

Ruang juga sering dibentuk untuk mendukung ritme minum kopi. Kursi yang beragam—bangku panjang untuk ngobrol, kursi tunggal dekat jendela untuk yang ingin fokus—menggambarkan keyakinan bahwa kopi adalah alasan untuk berhenti sejenak, bukan sekadar konsumsi cepat. Pilihan material seperti kayu hangat, beton kasar, atau tembaga memunculkan nuansa yang berbeda: kayu memberi rasa akrab, beton memberi kesan modern dan jujur, sementara unsur Jepang seperti sentuhan wabi-sabi mengajak kita menerima ketidaksempurnaan. Selain itu, kedai-kedai yang berpijak pada etika kopi sering menaruh informasi tentang petani, metode pemanggangan, dan catatan rasa di menu atau papan tulis—ini adalah bentuk desain komunikasi yang membuat pelanggan merasa terlibat dalam cerita yang lebih besar.

Tak kalah penting, filosofi kopi modern juga mengintervensi aspek berkelanjutan dan komunitas. Banyak tempat memilih peralatan yang hemat energi, kemasan ramah lingkungan, atau furnitur dari sumber lokal. Desainnya bukan hanya untuk foto Instagram—meskipun aspek visual tetap penting—melainkan untuk membangun ruang yang nyaman, inklusif, dan memiliki jejak lingkungan yang lebih ringan. Bagi saya, kedai kopi terbaik adalah yang membuatku merasa dihargai sebagai penikmat: ada waktu untuk melihat proses, tempat untuk berbicara, dan rasa yang mengingatkan pada asalnya. Aku sering duduk di counter, menonton pour-over yang pelan, dan merasa jelas bagaimana filosofi itu diterjemahkan jadi pengalaman nyata—sebuah ritual kecil yang selalu membuat hari lebih hangat.

Apa Makna Tersembunyi Di Balik Filosofi Senja Dalam Anime Ini?

5 Jawaban2025-09-27 02:34:10

Saat menonton anime, salah satu elemen yang sering membuatku terpesona adalah filosofi senja yang sering disampaikan. Senja mewakili transisi, perubahan, dan momen refleksi yang dalam. Di banyak judul, kita melihat karakter menghadapi keputusan sulit ketika matahari mulai terbenam, menciptakan suasana melankolis. Misalnya, dalam 'Your Name', senja menjadi simbol dari waktu dan kehilangan, mengingatkan kita pada keindahan sekaligus kepedihan dari kenangan yang tak terlupakan. Pemilihan warna saat senja dalam anime biasanya juga menggambarkan emosi sejati karakter. Ini menunjukkan bagaimana mereka bersiap untuk melepaskan masa lalu dan melangkah ke masa depan.

Bukan hanya itu, senja juga bisa berarti harapan baru. Dalam 'A Silent Voice', momen-momen senja menunjukkan momen introspeksi dan keinginan untuk memulai semuanya dari awal. Saya merasa, saat kita melihat senja, seolah alam mengajak kita untuk merenungkan perjalanan hidup dan menyadari bahwa setiap akhir juga bisa membawa awal yang baru. Hal ini membuatku terhubung dengan cerita-cerita yang menyentuh hati.

Ketika karakter melihat ke arah senja, itu menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendirian dalam perjuangan mereka. Kami, sebagai penonton, dapat merasakan kedalaman atau kebangkitan emosi yang dimunculkan oleh keindahan alami itu. Inilah sebabnya mengapa filosofi senja dalam anime sering membuatku terjebak dalam pemikiran mendalam tentang kehidupan dan hubungan manusia. Momen senja ini menjadi jembatan antara momen sedih dan kebangkitan harapan, menciptakan resonansi yang kuat dalam hati penonton.

Siapa Penulis Yang Mengangkat Tema Filosofi Senja Dalam Bukunya?

5 Jawaban2025-09-27 09:08:57

Bicara soal tema filosofi senja, aku teringat pada karya-karya dari penulis Amin Maalouf. Dalam novelnya, seperti 'Identitas', dia mengeksplorasi pencarian makna dalam kehidupan dan bagaimana pengalaman personal dapat membentuk cara pandang seseorang terhadap dunia. Senja, sebagai waktu transisi antara siang dan malam, menjadi simbol yang tepat untuk menggambarkan dualitas tersebut. Melalui prosa puitis dan pemikiran mendalam, Maalouf mengajak pembaca untuk merenungkan perjalanan hidup, pilihan-pilihan yang diambil, dan bagaimana semua itu mengarahkan kita menuju sebuah kesadaran baru.

Karya-karya Maalouf membawa nuansa reflektif yang kuat, dan senja di sini diartikan sebagai momen untuk bertanya dan merefleksikan apa yang telah kita jalani, sambil berharap pada masa depan. Gaya penulisannya, yang kaya akan deskripsi dan emosi, membuat kita seolah turut serta dalam perjalanan maksimal yang dialami oleh karakternya. Terutama dalam konteks hilang dan temukan identitas, tema senja ini sangat tepat untuk menggambarkan kerentanan dan keindahan dalam perjalanan hidup.

Lalu, ada juga karya-karya Mario Vargas Llosa, terutama dalam 'The Bad Girl'. Novel ini meskipun tidak secara eksplisit berbicara tentang senja, bisa dibilang menggambarkan bagaimana hubungan yang kompleks dan berulang dapat menciptakan rasa nostalgia yang mendalam. Dalam konteks ini, senja menjadi simbol momen-momen indah yang kita abadikan, meski dalam relasi yang penuh konflik. Ada keindahan dalam kerumitan hubungan yang, seiring waktu, menjadi bagian dari siapa kita sebenarnya.

Bagaimana Filosofi Senja Tercermin Dalam Soundtrack Film Tersebut?

5 Jawaban2025-09-27 17:00:17

Senja selalu memiliki nuansa yang sangat khas, kan? Saat mendengar soundtrack dari film-film yang menggambarkan momen-momen senja, aku merasakan kedamaian dan kerinduan yang sulit dijelaskan. Misalnya, dalam film 'Your Name', lagu-lagu dalam soundtracknya terasa seolah-olah melukis keindahan senja dengan nada yang lembut dan melankolis. Melodi yang mengalun mengingatkanku pada saat-saat ketika warna langit mulai berubah, menciptakan suasana yang penuh harapan, namun juga mengisyaratkan perpisahan. Setiap nada mengalun dan menggarisbawahi perjalanan emosi para karakter, seolah-olah senja menceritakan kisah mereka dengan caranya sendiri.

Harmoni suara yang dipilih dengan cermat mampu menunjukkan kerinduan dan nostalgia yang sering kali menyertai senja. Musik memberikan dimensi emosional yang mendalam, membawa penonton merasakan perjalanan karakter sembari menikmati keindahan momen itu. Inilah kehebatan dari soundtrack yang bisa membuat kita merasakan filosofi senja: ruh transisi antara pagi dan malam, di mana masa lalu dan masa depan bertabrakan dalam satu keindahan yang menakjubkan.

Dengan sentuhan yang lembut, setiap nada menciptakan jembatan untuk pikiran dan perasaan kita. Senja bukan hanya waktu, tetapi juga sebuah filosofi tentang harapan yang berwarna-warni dan perpisahan yang tak terhindarkan, ditambah dengan keindahan musik yang memperkuat semua perasaan itu.

Bagaimana Filosofi Hidup Tercermin Dalam Makna Lagu Afterlife?

5 Jawaban2025-09-24 06:55:54

Dalam lagu 'Afterlife' oleh Avenged Sevenfold, terdapat penggambaran tentang perjalanan kehidupan yang sangat mendalam dan penuh makna. Lagu ini membahas tentang bagaimana seseorang dapat berjuang dengan kehilangan, serta harapan untuk bertemu dengan orang yang kita cintai di kehidupan setelah mati. Dari sudut pandang ini, filosofi hidup yang dapat kita ambil adalah pentingnya menghargai momen-momen bersama orang-orang tercinta. Setiap detik yang kita habiskan dengan mereka berharga, dan saat kita menghadapi kematian, kenangan-kenangan itu adalah yang akan menguatkan kita. Jika kita bisa mengingat bahwa cinta dan hubungan itu abadi, maka kita bisa menjalani kehidupan yang lebih berarti dan penuh kasih.

Melalui melodi yang indah dan lirik yang emosional, 'Afterlife' mengajak pendengarnya untuk merenungkan nilai dari hal-hal yang tidak terlihat, seperti cinta yang terus ada meski setelah perpisahan. Lagu ini seolah mengingatkan kita bahwa kehidupan adalah perjalanan yang penuh warna, dengan kebahagiaan dan kesedihan yang saling melengkapi. Itulah mengapa lagu ini memiliki tempat spesial di hati banyak penggemar. Dengan mengekspresikan kerinduan dan harapan, lagu ini benar-benar menonjolkan bahwa walaupun kita menghadapi kehilangan, cinta akan selalu menemukan jalannya.

Selain itu, ada juga nuansa reflektif dalam lagu ini yang mendorong kita untuk mempertimbangkan makna dari hidup itu sendiri. Mungkin, pesan di balik 'Afterlife' adalah tentang bagaimana setiap dari kita berusaha mencari arti dalam setiap pengalaman yang kita jalani, termasuk pengalaman pahit seperti kehilangan. Ini menunjukkan betapa kompleksnya manusia, yang selalu ingin memahami tujuan kita di dunia ini dan bahkan setelahnya.

Apa Tema Utama Yang Diangkat Dalam Dandelion Lirik?

3 Jawaban2025-09-29 01:53:15

Melihat tema yang diangkat dalam lirik 'Dandelion' itu sangat menggetarkan! Saya selalu terpikat dengan penggambaran kebebasan dan ketahanan yang ada di dalamnya. Liriknya menggambarkan bagaimana dandelion bisa tumbuh dan berkembang di mana pun, meski sering dianggap sebagai gulma. Ada semacam analogi di sini; kita semua bisa menghadapi cuaca buruk dan tetap kuat. Terkadang, hidup ini seumpama angin kencang yang mengoyang kita, tetapi sama seperti dandelion yang bertahan, kita pun bisa menemukan cara untuk bangkit lagi.

Selain itu, ada nuansa kesederhanaan dalam lirik ini. Dandelion sering kali diasosiasikan dengan kenangan masa kecil yang penuh dengan kebebasan dan rasa ingin tahu. Saya merasa terhubung dengan kenangan saat kita meniup dandelion dan melihat bijinya berterbangan. Itu memberi saya rasa nostalgia, mengingatkan kita untuk menjaga semangat petualangan kita meskipun waktu berlalu.

Lirik ini juga mencerminkan harapan, bagaimana satu dandelion kecil dapat menyebarkan banyak benih ke mana-mana. Menarik untuk berpikir bahwa dari satu usaha kecil, bisa muncul banyak peluang baru. Hal ini mengingatkan kita bahwa setiap langkah kecil yang kita ambil dapat membawa dampak yang jauh lebih besar di masa depan.

Apakah Filosofi Diam Membantu Mengurangi Kecemasan Pada Remaja?

3 Jawaban2025-10-17 10:40:22

Sunyi kadang terasa kayak ruang latihan buat kepala yang selalu sibuk, dan aku sering pakai ide itu buat ngatur kecemasan. Aku percaya filosofi diam — bukan hanya menutup mulut, tapi sengaja memberi jeda untuk pikiran — bisa bantu remaja menurunkan intensitas kecemasan. Dari pengalamanku, ketika aku sengaja menonaktifkan notifikasi, duduk 10 menit napas dalam-dalam, atau jalan tanpa musik, ada semacam kejernihan: pikiran yang biasanya lompat-lompat jadi bisa lihat satu hal sekaligus.

Tapi aku juga nggak mau romantisasi diam sampai jadi penghindaran. Diam yang sehat itu terstruktur dan punya tujuan: refleksi, pengamatan diri, atau latihan pernapasan. Untuk remaja yang punya kecemasan karena overthinking, teknik ini memotong siklus rumination. Namun buat yang kecemasannya terkait trauma atau isolasi, diam tanpa dukungan malah bisa memperburuk perasaan. Aku pernah ngerasain dua sisi itu — tenang setelah meditasi, tapi juga pernah merasa makin terjebak kalau nggak ada teman atau orang dewasa yang bisa diajak bicara setelahnya.

Jadi menurutku filosofi diam sangat berguna sebagai alat: dipakai bareng strategi lain seperti menulis jurnal, bergerak ringan, dan ngobrol sama orang dipercaya. Intinya bukan diam terus-menerus, tapi menjadikan kesunyian sebagai ruang aman untuk menata ulang pikiran. Itu yang paling ngebantu aku saat suasana hati lagi kacau, dan mungkin berguna buat remaja lain kalau dipandu dengan bijak.

Bagaimana Filosofi 'Hidup Yang Tidak Dipertaruhkan Tidak Akan Pernah Dimenangkan' Dapat Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-Hari?

3 Jawaban2025-09-30 06:00:58

Menerapkan filosofi 'hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan' dalam kehidupan sehari-hari benar-benar memberi saya inspirasi setiap kali saya menghadapi tantangan. Bayangkan saja, saya sering kali merasa terjebak dalam rutinitas, baik itu pekerjaan maupun dalam menjalani hobi saya. Namun, setiap kali saya mengingat prinsip ini, saya terdorong untuk mengambil langkah berani. Kenapa? Karena saya ingin mencapai lebih dari sekadar menjalani hari-hari biasa. Misalnya, saat memutuskan untuk mencoba sesuatu yang baru, seperti menghadiri konvensi anime, saya merasa berisiko. Tapi potensi untuk bertemu teman baru, berbagi minat, dan merasakan kebahagiaan tak terduga membuat segalanya sepadan. Itu adalah taruhan untuk tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga untuk memperluas perspektif saya dalam dunia fandom.

Karena pada akhirnya, hidup ini seperti game yang sangat seru. Jika kita hanya menunggu hal-hal baik datang tanpa berusaha, kita bisa kehilangan kesempatan yang tidak terhitung. Dalam perjalanan saya sebagai penggemar anime, saya ingat bagaimana saya tidak segera berani mengungkapkan pendapat saya tentang seri favorit. Namun, ketika saya mulai berani berbagi pandangan di komunitas online, saya tidak hanya mendapatkan teman baru, tetapi juga memperdalam pemahaman saya tentang storytelling dan karakter. Ini mengajarkan saya bahwa kadang-kadang, taruhan terbaik adalah mengambil langkah keluar dari zona nyaman saya.

Hal fundamental lainnya yang saya pahami adalah bahwa risiko sering kali membawa pelajaran, bahkan jika hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Cobalah untuk mengejar impianmu, seperti melangkah ke dunia penulisan atau menggambar. Kegagalan mungkin menanti, tapi pelajaran yang didapat sangat berharga. Dengan demikian, prinsip ini merevolusi cara saya memandang setiap kesempatan, dan memberi makna lebih pada setiap usaha yang saya lakukan dalam hidup.

Bagaimana Filosofi Teras Membantu Mengatasi Kecemasan?

2 Jawaban2025-09-04 06:11:20

Di malam yang tenang, aku suka membandingkan kecemasan dengan boss fight yang tak habis-habis: ketegangan yang nongol, strategi yang berubah-ubah, dan momen saat kau merasa semua kontrol hilang. Filosofi teras (Stoik) itu seperti guidebook sederhana buat boss fight itu—bukan karena bisa ngilangin musuh, tapi karena mengubah cara kita main.

Yang paling berguna buat aku adalah pemisahan antara apa yang bisa dan tidak bisa kukendalikan. Pas deg-degan sebelum tampil di panel atau ketemu orang baru di konvensi, aku sering ingat untuk fokus pada langkah yang bisa kuatur: napas, sikap, kata-kata yang sudah kuulang. Sisanya—reaksi orang, hasil akhir—biarkan berlalu. Ini ngurangin energi yang biasanya kupakai buat ngulang 'apa jadinya kalau...' berulang-ulang.

Ada juga latihan negatif visualization alias premeditatio malorum: sesekali aku sengaja membayangkan hal-hal yang mungkin salah, tapi bukan untuk bikin parno—melainkan untuk mempersiapkan diri. Bayangin gagal ngomong di depan mikrofon, atau terlambat ke meet-up—setelah membayangkannya dan menerima kemungkinan itu, rasa takutnya seringkali mengecil. Selain itu, menulis jurnal pagi dan malam ala stoik membantu menata pikiran; aku catat apa yang akan kucoba kontrol hari itu, dan malamnya aku refleksi apa yang memang di luar kendali. Praktisnya mirip checklist strategi sebelum raid.

Stoik juga ngajarin kita melihat emosi sebagai penilaian, bukan fakta mutlak. Saat kecemasan datang, aku bilang ke diri sendiri: "Ini cuma perasaan yang menilai situasi, bukan kebenaran mutlak." Itu bikin jarak—aku bisa narik napas, menilai ulang, dan ambil tindakan yang masuk akal. Kutemukan juga bahwa bacaan singkat dari 'Meditations' atau kutipan Seneca kadang jadi pengingat pas mood lagi ancur. Intinya, filosofi teras bukan obat instan, tapi toolkit realistis untuk nge-handle kecemasan: mengurangi overthinking, latihan mental yang terukur, dan kebiasaan harian yang menenangkan. Buatku, ini bikin hidup lebih playable—bisa adapt kalau boss tiba-tiba ganti pola dan aku nggak panik, cuma adjust strategi dan lanjut main.

Apa Makna Filosofi Dari Judul 'Bersyukur Tanpa Libur'?

3 Jawaban2025-11-21 19:40:41

Mengurai makna 'Bersyukur Tanpa Libur' selalu mengingatkanku pada ritual pagi di teras kos-kosan, sembari menyeruput kopi instan. Judul ini bagai cermin dari kehidupan urban yang kerap terjebak dalam siklus monoton, tapi tetap menyisakan ruang untuk apresiasi kecil. Filosofinya bukan tentang gratitude performatif ala media sosial, melainkan ketekunan menemukan keajaiban dalam rutinitas—seperti cara karakter di 'Barakamon' menemukan seni dari hal-hal sederhana.

Aku memaknainya sebagai anti-tesis dari budaya hustle yang mengglorifikasi produktivitas. Di tengah tekanan untuk terus 'grind', judul ini justru mengajak kita merayakan jeda tanpa merasa bersalah. Mirip konsep 'wabi-sabi' dalam budaya Jepang, di mana ketidaksempurnaan pun layak disyukuri. Aku pernah mengalami fase burnout sampai menyadari: bersyukur itu seperti napas, bukan destinasi.

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status