Pity Adalah

ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test
Serendipity in Magnanimous
Serendipity in Magnanimous
SMA Garuda. Tempatnya berbagai spesies langka di Bandung, di antaranya : Titan Darmawan, si cewek lemot, keras kepala, belum lagi rakus. Suatu hari, dengan tidak penuh pertimbangan ia membuang kopi panas dari kelasnya di lantai dua yang sukses membasahi Tristan yang lagi bolos cantik. Punya sahabat bernama Rheva, geulisnya turunan Jawa-Surga. Sayang hatinya turunan malaikat pencabut nyawa. Sah-sah saja ketika menonton sahabatnya jadi bulan-bulanan siswa lain. Ada lagi Tristan Sagara. Si perokok, tukang bolos, tapi syukur-syukur diberkahi wajah yang oke. Dengan senang hati membalas dua kali lipat perbuatan cewek yang berani menyiramnya hingga ia ketahuan bolos. Sifatnya sudah macam penjajah jaman kolonial. Hari-harinya juga tidak lupa ditemani Bams yang selalu menjadi yang terdepan dalam memberi ide jahanam untuk menjahili Titan. Ada pula Nyong si pujangga pantun, dan terakhir Sandi si sadboy. Berbagai hal mewarnai hari-hari Titan dan Tristan di tahun terakhir mereka memakai seragam abu-abu. Mulai dari cerita yang berasa asin macam micin hingga manis rasa gulali, maupun pahit rasa obat.
10
|
75 Chapters
Gairah Cinta sang Pewaris
Gairah Cinta sang Pewaris
Sebagai putri sulung salah satu pebisnis ternama Nusantara, tak pernah Evelyn kira dirinya akan terjerembap dalam skandal cinta satu malam dengan seorang pria yang bahkan tidak dia kenal! Tak hanya itu, berujung hamil membuatnya tersingkir dari posisi pewaris utama dan diusir oleh sang ayah. Beberapa tahun silam sejak kepergiannya ke negara asing, Evelyn kembali ke Nusantara untuk hidup dengan dua bocah kembarnya. Namun, siapa yang menduga bahwa masa lalu kelamnya akan kembali terkuak ketika dirinya bertemu dengan Adam Dean, pria yang menghancurkan hidupnya tanpa sadar dan juga pebisnis terkaya di Capitol! Oh tidak, sekarang pria itu juga atasan Evelyn di kantor! - "Pak Adam, tolong jaga sikap Anda di kantor!" tegas wanita itu dengan mata nyalang. Teguran wanita tersebut membuat pria itu menyeringai. "Ini kantorku, siapa yang bisa menghentikanku?"
9.9
|
384 Chapters
Presdir Tampan Itu Ayah Anakku
Presdir Tampan Itu Ayah Anakku
Pada suatu malam, atasannya yang bernama Rangga Cakrawala harus menghadiri pertemuan dengan para investor. Vina dihubungi oleh rekannya, asisten Rangga untuk menggantikan dirinya menemani Rangga karena ada hal mendesak yang harus diurusnya di perusahaan. Karena Vina adalah seorang Sekretaris untuk Rangga Cakrawala, Vina pun menyetujui permintaan dari asisten Rangga. Hingga sebuah kejadian menimpa Vina dan Rangga, membuat Vina harus menerima takdir baru yang akan dihadapinya setelah malam itu. Apakah yang terjadi dengan Vina dan Rangga pada malam itu? Mungkinkah seorang Rangga Cakrawala menyadari peristiwa tersebut?
9.8
|
298 Chapters
Mantan Suamiku Seorang Tentara
Mantan Suamiku Seorang Tentara
Raelina Yuswandari kembali setelah lima tahun diusir oleh keluarga mantan suaminya ke negara asing. Dia tidak kembali untuk membalaskan dendam setelah ditelantarkan di negara asing, melainkan untuk memulai kembali hidupnya di negara kelahirannya yang ditinggalkannya selama lima tahun. Tetapi pertemuannya dengan mantan suaminya membuka kembali keping-kepingan masa lalu yang ingin dilupakannya. Luka lama yang ingin dilupakannya kembali terbuka dengan kehadiran sang mantan suami yang kembali mengusik hidupnya.
9.9
|
154 Chapters
Duka Sang Putri Tertawan
Duka Sang Putri Tertawan
Tiga tahun lalu, aku memberi obat pada pewaris mafia, Vincent. Setelah malam liar itu, dia tidak membunuhku. Sebaliknya, dia meniduriku sampai kakiku lemas, memeluk pinggangku, dan terus berbisik satu kata yang sama berulang-ulang, "Putri." Tepat ketika aku akan melamarnya, cinta pertamanya, Isabel kembali. Untuk membuatnya bahagia, Vincent membiarkan mobil menabrakku, melemparkan peninggalan ibuku ke anjing liar, dan bahkan mengirimku ke penjara… Tapi ketika aku benar-benar hancur, terbang ke Arunika untuk menikahi orang lain, Vincent mengobrak-abrik seluruh Mandala Jaya demi menemukanku.
8.9
|
22 Chapters
Vonis mandul ditengah kehamilan istriku
Vonis mandul ditengah kehamilan istriku
Anton harus menerima kenyataan bahwa dirinya mandul, padahal saat ini istrinya tengah hamil 5 bulan. Lantas Siapakah yang telah menghamili istrinya yang polos dan lugu itu. Mengingat dirumah ada Bapak dan adik laki-lakinya.
9.4
|
201 Chapters

Apakah 'What A Pity' Termasuk Idiom Bahasa Inggris?

5 Answers2025-11-29 15:28:31

Membahas idiom bahasa Inggris selalu menarik karena seringkali maknanya lebih dalam dari kata-kata penyusunnya. 'What a pity' memang termasuk idiom yang umum digunakan untuk menyatakan rasa sayang atau penyesalan terhadap suatu situasi. Ungkapan ini punya nuansa lebih formal dibanding 'That's too bad' dan sering ditemui dalam literatur atau dialog karakter berpendidikan.

Yang membuatnya unik adalah meskipun struktur gramatikalnya sederhana, makna emotifnya kuat. Dalam novel-novel klasik seperti karya Jane Austen, frasa ini sering muncul untuk menggambarkan kesopanan atau simpati yang terkendali. Bedakan dengan 'What a shame' yang lebih bernada kritik sosial.

Apa Arti 'What A Pity' Dalam Bahasa Indonesia?

5 Answers2025-11-29 15:09:45

Kalimat 'what a pity' itu seperti tamparan halus di hati—rasanya mirip ketika lihat karakter favorit di 'Attack on Titan' mati sia-sia. Dalam bahasa Indonesia, paling pas diterjemahkan sebagai 'sayang sekali' atau 'sungguh disayangkan'. Tapi konteksnya lebih dalam dari sekadar terjemahan literal. Misal, waktu main 'The Last of Us Part II' dan Ellie kehilangan segalanya, aku bergumam 'what a pity' karena rasa kehilangan yang dalam. Frasa ini sering muncul di dialog anime seperti 'Your Lie in April' ketika sesuatu yang indah runtuh.

Nuansanya bisa berbeda tergantung situasi. Di 'NieR:Automata', 2B sering menghadapi tragedi yang bikin kita menghela napas, 'what a pity' di sini lebih ke kepedihan filosofis. Sementara di komik 'Solo Leveling', frasa itu cocok untuk moment ketika musuh kuat ternyata punya backstory menyedihkan.

Bagaimana Penulis Menggambarkan Pity Dalam Buku Bestseller?

4 Answers2025-12-29 15:40:28

Ada satu momen dalam 'The Kite Runner' yang selalu membuatku merinding—saat Hassan, dengan loyalitas tak tergoyahkan, justru dikhianati oleh Amir. Khaled Hosseini tidak sekadar menulis adegan menyedihkan; ia membangun pity melalui kontras tajam antara kemurnian hati Hassan dan kelemahan moral Amir. Kutipan 'For you, a thousand times over' menjadi pisau bermata dua: simbol cinta sekaligus beban rasa bersalah yang menghantui.

Yang genius dari penggambaran pity di sini adalah bagaimana pembaca diposisikan sebagai 'komplotan' Amir. Kita tahu kebenaran yang disembunyikan, ikut merasakan kegelisahannya, dan akhirnya terbawa dalam pusaran penyesalan yang sama. Bukan pity yang murahan, melainkan semacam empati kompleks terhadap kedua sisi tragedi.

Contoh Scene Pity Yang Paling Terkenal Dalam Serial TV Apa?

4 Answers2025-12-29 08:09:19

Scene pity yang langsung terngiang di kepala adalah momen ketika Hodor mengorbankan diri di 'Game of Thrones'. Selama bertahun-tahun, karakter ini hanya dikenal karena kata-katanya yang terbatas, tapi ternyata itu adalah petunjuk untuk takdir tragisnya. Adegan flashback mengungkap bahwa 'Hold the door' berubah menjadi 'Hodor' saat Bran memanipulasi masa lalu, sementara di presentasi, Hodor mati melindungi mereka dari zombie. Rasanya seperti pukulan di solar plexus—kita baru memahami seluruh hidupnya di detik-detik terakhir.

Yang bikin lebih mengharukan adalah bagaimana showrunner membangun karakter ini dengan subtlety. Hodor bukan pahlawan besar, tapi pengorbanannya lebih bermakna karena ketulusannya. Ini membuktikan bahwa kepedihan tidak membutuhkan dialog panjang—hanya visual dan simbolisme kuat.

Bagaimana Konsep Pity Digunakan Dalam Karakter Anime?

3 Answers2025-12-29 05:59:50

Konsep pity dalam karakter anime sering muncul sebagai alat narasi untuk membangun kedalaman emosional. Karakter seperti Ochaco Uraraka di 'My Hero Academia' atau Rengoku Kyojuro di 'Demon Slayer' dirancang dengan latar belakang yang memancing empati, mulai dari perjuangan finansial hingga pengorbanan heroik. Pity tidak sekadar membuat penonton merasa kasihan, tapi juga mengikat mereka secara emosional dengan karakter tersebut, sehingga setiap perkembangan atau penderitaan mereka terasa lebih personal.

Contoh lain adalah Nezuko dari 'Demon Slayer' yang diubah menjadi iblis tetapi tetap mempertahankan sisi manusiawinya. Konsep pity di sini berfungsi ganda: memancing simpati atas kondisinya sekaligus memperkuat determinasi Tanjiro untuk menyelamatkannya. Anime sering menggunakan elemen ini untuk menciptakan konflik moral atau memicu perkembangan plot, seperti dalam 'Tokyo Revengers' di mana Takemichi terus gagal tetapi justru kegagalannya itu yang membuat penonton terus mendukungnya.

Contoh Percakapan Dengan Frasa 'What A Pity'?

5 Answers2025-11-29 20:21:54

Ada suatu sore di kafe favoritku ketika dua teman lama bertemu setelah bertahun-tahun. Salah satunya dengan wajah murung bercerita tentang karir musiknya yang gagal. 'Aku hampir menandatangani kontrak dengan label besar, tapi mereka batal last minute,' keluhnya. Temannya menghela napas, lalu berkata dengan nada lembut, 'What a pity... Tapi ingat band indie kita dulu? Kamu selalu bikin lagu terbaik di garasi!' Percakapan itu berubah jadi sesi nostalgia yang hangat.

Yang menarik, frasa 'what a pity' sering muncul dalam dialog-dialog 'Sherlock Holmes' versi BBC. Holmes melontarkannya dengan sarkasme khas ketika menyimpulkan kasus yang terlalu mudah. Nuansanya berbeda sama sekali dengan percakapan di kafe tadi - menunjukkan betapa konteks mengubah makna sederhana.

Mengapa Pity Sering Menjadi Tema Utama Dalam Fanfiction?

4 Answers2025-12-29 13:13:54

Ada sesuatu yang sangat manusiawi tentang pity dalam cerita, bukan? Aku selalu terpikat oleh bagaimana fanfiction mengolah emosi ini untuk membangun kedalaman karakter. Misalnya, dalam fiksi penggemar 'Harry Potter', penderitaan Sirius Black atau Remus Lupin sering dieksplorasi lebih dalam daripada canon. Ini memungkinkan pembaca untuk terhubung secara emosional dengan karakter yang mungkin kurang mendapat spotlight di karya aslinya.

Pity juga menjadi jembatan untuk menciptakan cerita alternatif atau 'what if'. Bayangkan jika Naruto benar-benar kehilangan Sasuke selamanya—fanfiction bisa menggali rasa sakit itu hingga ke akar-akarnya. Emosi semacam ini membuat pembaca merasa lebih dekat dengan karakter, seolah-olah mereka mengalami perjuangan itu bersama. Dan honestly, siapa yang tidak suka merasa terharu oleh perkembangan karakter favorit mereka?

Kapan Kita Bisa Mengatakan 'What A Pity'?

1 Answers2025-11-29 17:33:09

Ada momen-momen tertentu dalam hidup di mana ungkapan 'what a pity' pas banget keluar. Misalnya, ketika kita melihat seseorang yang punya potensi besar tapi gagal mengembangkan diri karena kurang motivasi atau kesempatan. Rasanya kayak ngebatin, 'Sayang banget, padahal lo bisa lebih dari ini.' Apalagi kalau udah ngeliat usaha mereka dari awal, tapi akhirnya mentok di tengah jalan. Nggak cuma buat orang lain sih, kadang kita sendiri juga bisa ngerasa kayak gitu setelah ngelakuin sesuatu yang bikin nyesel.

Contoh lain yang sering bikin gw bilang 'what a pity' itu pas ngeliat karya kreatif—entah itu anime, game, atau novel—yang konsepnya keren tapi executionnya kurang maksimal. Kayak anime dengan plot twist menjanjikan tapi endingnya buru-buru, atau game dengan mechanics unik tapi dikerjakan asal-asalan. Sebagai penikmat, rasanya pengen banget ngasih masukan ke creator biar mereka bisa berkembang. Tapi ya sudahlah, namanya juga proses belajar.

Dalam hubungan interpersonal juga sering muncul situasi begini. Ketika temen deket nolak kesempatan emas karena alasan sepele, atau ketika hubungan asmara yang bagus harus putus karena miskomunikasi sederhana. Rasanya pengen intervensi, tapi kita juga sadar bahwa hidup orang lain bukan urusan kita. Ungkapan 'what a pity' di sini lebih seperti bentuk empati daripada penghakiman.

Yang paling sering bikin gw menggeleng sambil bilang 'what a pity' itu ketika liat franchise kesayangan di-reboot dengan kualitas medioker. Bayangin aja, properti dengan fansbase loyal dan lore mendalam tiba-tiba diadaptasi dengan setengah hati cuma buat cari untung cepat. Padahal kalau digarap serius, bisa jadi masterpiece baru. Tapi ya mau gimana lagi, industri hiburan emang sering dihadapkan pada dilema antara idealisme dan komersialisasi.

Di akhir hari, ekspresi ini sebenernya cerminan dari harapan kita yang nggak kesampaian—baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Justru karena kita peduli, kita jadi bisa ngerasain 'what a pity' dalam berbagai situasi. Kadang emang perlu diterima bahwa nggak semua hal bisa berjalan sesuai ekspektasi.

Apakah 'What A Pity' Sama Dengan Sayang?

5 Answers2025-11-29 17:16:34

Menggali makna 'what a pity' dan 'sayang' selalu menarik karena keduanya sering digunakan dalam konteks berbeda. 'What a pity' lebih sering dipakai dalam situasi formal atau ketika mengekspresikan kekecewaan terhadap sesuatu yang tidak bisa diubah. Misalnya, saat melihat acara batal, orang Inggris mungkin bilang 'What a pity' dengan nada sedikit lebih netral. Sementara 'sayang' dalam bahasa Indonesia lebih hangat dan personal, bisa dipakai untuk hal kecil seperti makanan terjatuh atau peluang yang terlewat.

Nuansanya juga berbeda—'what a pity' kadang terasa seperti ucapan sopan, sedangkan 'sayang' lebih spontan dan emosional. Aku pernah membandingkannya saat membaca novel terjemahan; terjemahan 'what a pity' sebagai 'sayang' terkadang kurang pas karena kehilangan nuansa 'keprihatinan' ala budaya Barat.

Apakah Pity Selalu Menjadi Kelemahan Dalam Perkembangan Karakter Film?

4 Answers2025-12-29 21:25:21

Pity sering dianggap sebagai alat murah untuk membangun empati, tapi sebenarnya ini tergantung bagaimana penulis mengolahnya. Dalam 'The Green Mile', karakter John Coffey dirancang untuk memancing belas kasihan, tapi justru itu menjadi kekuatan narasi. Rasanya seperti kita diajak melihat dunia melalui lensa ketidakberdayaan yang tulus, bukan sekadar manipulasi emosi.

Masalahnya muncul ketika pity jadi satu-satunya dimensi karakter. Ambil contoh film-film superhero tahun 2000-an awal dimana trauma masa kecil selalu jadi alasan klise untuk perkembangan karakter. Tapi lihat bagaimana 'Logan' menangani tema ini dengan lebih dewasa—rasa iba terhadap Xavier justru memperkaya kompleksitas hubungan antar karakter.

Related Searches
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status