Puisi Arab

ARABELLA
ARABELLA
Arabella seorang gadis SMA yang mendapat perlakuan tidak pantas dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Sempat ingin bunuh diri karena tak tahan dengan siksaan yang didapatkan, namun keinginannya itu runtuh begitu saja karena teringat mendiang sang bunda. Sempat dilecehkan oleh kakak sahabatnya sendiri hingga ia diusir dari rumah oleh kedua orang tuanya. Setelah cukup banyak siksaan yang ia dapatkan, akhirnya ia bisa merasakan bagaimana hangatnya kekeluargaan yang sebenarnya.
10
26 Bab
ARABELLA
ARABELLA
Arabella atau yang biasanya dipanggil Bella adalah seorang gadis SMA yang tidak tertarik untuk berpacaran. Akibat sakit hati yang pernah ia rasakan, ia berjanji untuk tidak akan pernah jatuh cinta pada laki-laki manapun. Saat berusaha untuk tetap teguh pada pendiriannya, seorang laki-laki malah dengan berani mendekatinya. Meskipun sudah ditolak, laki-laki tersebut tidak lelah untuk mendekatinya. Akankah Bella luluh dengan ketulusan laki-laki tersebut?
10
122 Bab
Arabella Milik Sang Mafia
Arabella Milik Sang Mafia
Ayahnya menjadi seorang pengkhianat pada group mafia terbesar di negaranya bernama group Limson, membuat Arabella harus hidup dalam bahaya. Bagaimana tidak, Arabella harus menjadi tawanan kamar Tuan Stanley yang merupakan ketua mafia group Limson atau dia berkeliaran diluar sana dan diburu oleh anggota mafia lainnya.
Belum ada penilaian
122 Bab
Suami Untuk Arabella
Suami Untuk Arabella
Arabela Horison yang merupakan sekretaris sekaligus kekasih seorang CEO bernama William, ia hanya bisa menelan ludah pahit ketika tahu bahwa Bos sekaligus kekasih nya harus menikahi wanita lain. Hari demi hari berganti merajut kasih tanpa jelas akhir dwri hubungan mereka. Strata sosial yang berbeda membuat Arabella harus berada di kegelapan menahan kepedihan. Pantaskah sebutan "pelakor" disandang kepadanya dikala cinta itu hadir lebih dulu dalam kehidupannya? Ketika kemudian sosok lain datang dalam hidupnya dan menggoyahkan rentang pilu sebuah jiwa, kemana tabir senja membawa hati untuk bergelayut mesra ? Cinta seperti apa yang layak diperjuangkan ? Sejauh mana pula harus diperjuangkan ? Karena menjadi manusia seutuhnya adalah dengan mencinta, dan dicintai tanpa syarat. Ketika elusif rindu hanya bisa bersua di ruang hampa, suara lirih mengais tumpukan asa. Dua lajur hati mengiris pilu tiap langkah yang terseok. Desah gerah berganti sedu sedan. Bisikan manja berganti Isak tangis. Ungkapan penuh cinta berganti umpatan dan makian. Siapa yang akan bertahan untuk tetap berada di atas kewarasan dan memulas cinta pada kehidupan ?
10
12 Bab
Janda Laila
Janda Laila
Laila menggugat cerai suaminya sebab Suami beserta mertuanya menyuruh ia untuk rela dipoligami. Lantaran Laila tak juga memberi keturunan. Bukan hanya disuruh merelakan sang suami menikah lagi, ternyata Haris yang tak lain nama suami Laila telah berselingkuh dengan banyak wanita. Laila sangat muak dan kecewa mengetahui perselingkuhan suaminya, oleh karena itu ia memilih bercerai hingga menyandang status Janda. Namun, cinta Laila tidak berhenti di situ, ada lelaki tampan dan usianya jauh lebih muda dari Laila yang telah lama jatuh hati pada wanita keturunan Arab tersebut. Akankah Laila menikah lagi setelah bercerai dengan suaminya? Ataukah, memilih menyandang status sebagai Janda Laila selamanya?
9.8
103 Bab
Carabella's Secret
Carabella's Secret
Sebuah cerita tentang kebenaran dan kebohongan. Bagaimana bila gangster, Psycopath dan Mafia berada dalam satu cerita sekaligus. Ini kisah seorang Aglaea Carabella Damian dalam mencari dalang dibalik pembunuhan orang tuanya dan kecelakaan yang menimpa abangnya. Ia diburu oleh Mafia, dipermainkan oleh Psycopath, dan dicintai oleh gangster. Sanggupkah Ara memecahkan teka-teki dan menyusun kembali puzzle yang hilang?
Belum ada penilaian
6 Bab

Bagaimana Anda Menulis Puisi Tentang Bunga Untuk Ibu?

3 Jawaban2025-10-20 11:21:38

Satu cara yang sering kucoba adalah memulai dari sebuah kenangan kecil.

Aku suka membayangkan sebuah momen—misalnya tangan ibu yang membengkok menata vas bunga di meja makan, atau aroma basah dari tanah setelah ibu menyiram tanaman pagi-pagi. Dari situ aku menangkap detail sensorik: warna yang nempel di pelupuk mata, suara gesekan daun, rasa hangat cangkir teh yang diteguk sambil memandangi bunga. Detail kecil seperti itu yang membuat puisiku tidak klise karena pembaca bisa ikut berada di sana, mendengar dan mencium, bukan cuma membaca kata-kata kosong.

Langkah praktis yang kulakukan selanjutnya adalah memilih metafora yang sederhana tapi tepat: bunga sebagai senyuman, sebagai rahasia yang mengepak, atau sebagai waktu yang mekar. Aku cenderung memakai kalimat pendek bergantian dengan baris yang sedikit lebih panjang untuk memberi ritme, lalu menutup dengan sapaan langsung ke ibu—bukan sekadar nama, melainkan sesuatu yang intim seperti 'tanganmu' atau 'malammu'. Contoh baris yang sering kuulang dalam draf: 'Bunga pagi ini membawa kenangan kopi dan tawa,' atau 'kamu seperti lili, tenang namun berani.' Setelah itu aku baca keras-keras, merapikan kata yang terasa canggung sampai ritme dan emosi nyambung. Puisi terbaik menurutku adalah yang terasa seperti surat; sederhana, hangat, dan mudah dilafalkan di depan ibu. Itu yang selalu membuat mataku berkaca-kaca tiap kali kubacakan untuknya.

Bagaimana Penyair Modern Menggubah Puisi Tentang Bunga?

3 Jawaban2025-10-20 14:52:29

Lukisan bunga di kepalaku sering dimulai dari hal sepele: sisa kopi di gelas, bau hujan yang menempel pada pot tanah liat, atau notifikasi yang muncul di layar ponsel. Aku suka mencoba menangkap itu semua menjadi baris—bukan baris yang rapi seperti katalog botani, melainkan potongan-potongan yang ditumpuk, dipotong, dan kadang ditempel dari teks lain. Misalnya, aku pernah menulis puisi yang mengambil kata-kata dari daftar harga bibit online dan menyusunnya ulang jadi soneta modern; hasilnya aneh tapi terasa jujur, seperti bunga yang tumbuh di retakan trotoar.

Di halaman struktur, aku bermain dengan teknik: enjambment panjang untuk meniru akar yang merayap, baris pendek seperti serbuk sari, dan putih halaman sebagai ruang kosong yang sama pentingnya dengan teks. Visual juga penting—apa jadinya bunga tanpa gambar? Aku sering menggabungkan tipografi tebal, spasi, bahkan potongan foto untuk memberi tekstur. Tema ekologis masuk dengan mudah; bunga bukan cuma keindahan, tapi juga korban pembangunan dan perubahan iklim. Menulis tentang itu bikin puisiku terasa mendesak, bukan hanya dekoratif.

Yang paling menyenangkan adalah reaksi—ketika pembaca mengirim pesan bilang mereka mencium bau melati padahal aku hanya menulis tentang lampu jalan dan aspal. Itu tanda puisi berhasil memancing indera. Jadi, bagiku, menggubah puisi tentang bunga hari ini berarti merangkul kebisingan modern tanpa mengabaikan kelembutan yang sebenarnya membuat bunga menarik: kebetulan, kerentanan, dan cara kita tetap berharap meski musim berubah.

Di Mana Anda Bisa Menemukan Antologi Puisi Tentang Bunga Lama?

4 Jawaban2025-10-20 15:34:25

Aku senang sekali menelusuri rak-rak pudar di toko buku bekas ketika mencari antologi puisi bertema 'bunga lama'.

Mulai dari toko-toko kecil di sudut kota sampai pasar buku Minggu pagi, tempat-tempat itu sering menyimpan koleksi tak terduga: antologi lokal, cetakan tua, bahkan buletin komunitas yang memuat puisi bertema flora. Coba cari di perpustakaan daerah atau Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dengan kata kunci seperti 'bunga', 'puisi', 'antologi', atau nama-nama penyair yang memang suka memakai citra bunga—misalnya kamu bisa menemukan karya-karya Sapardi Djoko Damono dalam kumpulan seperti 'Hujan Bulan Juni' yang penuh metafora alam.

Selain itu, jangan remehkan toko buku indie, zine kecil, dan penerbit lokal; mereka suka menerbitkan antologi tematik yang tidak dipasarkan luas. Kalau aku menemukan buku seperti itu, rasanya seperti menemukan surat cinta lama—penuh bau kertas dan memori. Selamat berburu, semoga kamu dapat sampul pudar dengan puisi yang membuat hati bergetar.

Apa Ciri Utama Puisi Elegi Adalah Penggunaan Bahasa Bagaimana?

4 Jawaban2025-10-20 12:09:05

Ada hal yang langsung kusadari setiap kali membaca elegi: bahasanya cenderung melankolis namun terkontrol. Aku sering tertarik pada bagaimana penyair memilih kata-kata yang sederhana tapi bermuatan—bukan melulu runtuhan metafora yang rumit, melainkan pilihan kata yang menimbulkan keheningan. Dalam elegi, kata sering dipadatkan sehingga tiap frasa membawa beban emosi; ada ritme lirikal yang mengalun perlahan, di mana jeda dan pengulangan berfungsi seperti napas yang menahan duka.

Gaya bahasa juga sering bersifat personal dan langsung, meski bisa memakai citraan universal—langit, malam, sungai—sebagai cermin kehilangan. Aku merasakan penggunaan apostrof (panggilan pada yang tiada) dan pertanyaan retoris yang membuat pembaca diajak berduka bersama. Intinya, elegi memadukan kesedihan personal dengan estetika bahasa yang membuat rasa kehilangan terasa indah sekaligus mengena, dan itu selalu membuat aku berhenti sejenak saat membaca.

Struktur Puisi Elegi Adalah Seperti Apa Dalam Analisis Sastra?

4 Jawaban2025-10-20 15:53:18

Ada sesuatu yang selalu menarik perhatianku tentang elegi: ia seperti percakapan yang berbisik antara penyair dan ketiadaan.

Dalam pengamatan aku, struktur elegi klasik biasanya bergerak melalui tiga tahap dasar—ratapan, pujian, dan penghiburan—namun bukanlah pola kaku. Pada bagian awal penyair sering membuka dengan ekspresi kehilangan yang intens, menggunakan citraan kuat dan pertanyaan retoris untuk menyoroti kekosongan. Di bagian tengah, nada bisa beralih menjadi reflektif atau dokumenter: kenangan tentang almarhum, pencatatan sifat-sifat mereka, atau pengakuan dosa dan penyesalan. Akhirnya ada upaya mencari penghiburan, entah lewat nasihat moral, pemaknaan ulang kematian, atau pengakuan tentang kelangsungan hidup dalam ingatan.

Secara formal aku perhatikan bahwa elegi dapat memanfaatkan bentuk metrum tradisional—seperti pasangan elegiak pada tradisi klasik—atau justru memilih bentuk bebas dengan repetisi, enjambment, dan refrains untuk menekankan kehilangan. Yang membuat elegi berkesan bagi aku adalah pergeseran tonal: dari kepedihan ke penerimaan, walau penerimaan itu sering terasa pahit dan ambigu. Itu selalu meninggalkan rasa intim, seperti menerima surat dari teman yang sedang meratapi dunia, dan aku suka sekali merasakannya.

Sejarah Puisi Elegi Adalah Mulai Kapan Dalam Sastra Indonesia?

4 Jawaban2025-10-20 03:11:49

Bayangkan sebuah nyanyian duka yang menempel di bibir masyarakat nusantara jauh sebelum kata 'puisi elegi' dipakai — itulah akar yang sering kulacak saat membahas sejarah elegi dalam sastra Indonesia.

Dari sudut pandang tradisional, bentuk-bentuk ratapan dan lagu duka sudah ada sejak lama dalam budaya lisan: tangis pengantar pemakaman, kidung-kidung Jawa, nyanyian para pelayat di Sumatera, atau syair dan pantun yang memuat unsur kehilangan. Itu berarti nuansa elegis hidup berabad-abad dalam praktik budaya; ia bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul bersamaan dengan buku cetak. Namun, istilah elegi dan bentuk puitik modernnya lebih jelas muncul ketika tradisi lisan bertemu sastra bertulis dan pengaruh luar.

Dalam periode modernisasi sastra Melayu-Indonesia, terutama sejak akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 ketika karya-karya mulai dicetak dan ide-ide romantisme Eropa meresap, nuansa elegi mulai terstruktur sebagai genre puitik: puisi yang secara sadar meratapi kematian, kerinduan, atau kehancuran. Nama-nama modern seperti Amir Hamzah, Chairil Anwar, lalu generasi sesudahnya seringkali menulis puisi berbahasa Indonesia yang memuat rona elegis secara eksplisit. Jadi, kalau ditanya mulai kapan—akarnya kuno dan oral, tapi sebagai bentuk sastra yang dikenali secara modern, ia menguat pada awal abad ke-20. Aku selalu merasa menarik bagaimana tradisi lama itu kemudian menyatu dengan ekspresi personal modern, menciptakan elegi yang kita baca sekarang.

Bagaimana Teknik Pengungkapan Puisi Elegi Adalah Yang Efektif?

4 Jawaban2025-10-20 05:46:15

Ada sesuatu magis ketika elegi dibacakan pelan-pelan.

Aku sering mencoba memecah teknik pengungkapan elegi ke dalam beberapa lapis: suara, detail konkret, dan ruang sunyi. Suara di sini bukan cuma nada sedih; itu pilihan kata, irama baris, dan siapa yang ‘berbicara’—apakah itu aku yang langsung meratap, atau persona yang mengamati dari jauh. Mengunci suara yang konsisten membuat pembaca percaya dan merasa diundang masuk.

Detail konkret adalah jantungnya. Daripada bilang 'aku sedih', lebih efektif menyebutkan benda kecil—seperti cangkir yang tak lagi dipakai atau jas yang tergantung—yang membawa beban memori. Baris pendek, jeda, dan enjambment bisa memaksa pembaca menarik napas di tempat yang tepat; itu membuat kehilangan terasa nyata. Aku kerap menaruh satu metafora kuat yang berulang sebagai pengikat emosional.

Terakhir, jangan takut menggunakan keheningan: baris kosong, jeda panjang, atau mengakhiri dengan citra yang tidak tuntas bekerja seperti gema. Baca lagi puisi setelah istirahat; kadang porsi kata yang dikurangi malah membuat elegi lebih tajam. Ini cara-cara yang sering kusukai dan pakai—hasilnya, elegi terasa seperti obrolan lembut dengan memori yang tak bisa disembunyikan.

Apa Arti Nabila Dalam Bahasa Arab Untuk Nama Bayi?

4 Jawaban2025-10-18 03:23:39

Nama Nabila selalu bikin aku senyum kecil — sederhana tapi penuh makna. Dalam bahasa Arab, bentuk yang paling umum adalah 'نبيلة' (dibaca nabīlah atau nabeelah), yang merupakan bentuk feminin dari kata 'نبيل' (nabīl). Maknanya berkisar pada 'mulia', 'terhormat', 'bermartabat', atau 'berasal dari keturunan yang terhormat'. Itu bukan sekadar label; dalam konteks budaya Arab, kata ini menandakan karakter yang anggun dan bernilai moral tinggi.

Kalau dilihat dari akar katanya, Nabila berasal dari akar n-b-l (ن ب ل) yang memang berkaitan dengan kebesaran hati dan kehormatan. Di banyak komunitas Muslim — mulai dari Timur Tengah sampai Asia Selatan dan Indonesia — nama ini populer karena kesan positifnya dan pengucapan yang lembut. Variannya juga banyak: Nabeela, Nabilah, Nabilla, Nabila — cuma beda transliterasi Latin saja.

Aku pernah punya kenalan bernama Nabila dan orang-orang sering memaknai namanya sebagai doa: semoga tumbuh jadi wanita yang terhormat dan berhati mulia. Nama ini aman dipakai dari sisi agama dan budaya; nggak terkait gelar kenabian atau hal sensitif lainnya, jadi nyaman untuk bayi. Itu pula yang membuat nama ini terasa timeless—klasik tapi tetap manis.

Apakah Minyak Wangi Arab Cocok Untuk Kulit Sensitif?

5 Jawaban2025-10-18 10:53:55

Mencium aroma oud di toko kecil membuatku bertanya-tanya apakah parfum Arab benar-benar ramah untuk kulit sensitif.

Aku pernah bereksperimen dengan beberapa jenis parfum Timur Tengah—mulai dari semprotan alkohol berbau tajam sampai botolan minyak 'ittar' yang kental. Pengalaman pribadiku: parfum berbasis alkohol dan sejumlah wewangian sintetis sering memicu kemerahan dan gatal di kulit yang mudah iritasi. Sebaliknya, 'ittar' atau attar yang berbasis minyak lebih jarang menyebabkan iritasi karena tidak mengandung alkohol yang menguap cepat dan menipiskan lapisan kulit.

Namun jangan langsung menganggap semua parfum Arab aman. Banyak essential oil alami seperti citrus, ylang-ylang, atau rose yang juga bisa memicu alergi. Saran praktisku: selalu lakukan patch test selama 24–48 jam, pilih sampel kecil dulu, dan aplikasikan pada area yang tidak terlalu sensitif. Kalau ragu, oleskan parfum di pakaian atau kain ketimbang langsung kulit. Intinya, parfum Arab bisa cocok untuk sebagian orang dengan kulit sensitif—asal kamu pilih formulanya, uji dulu, dan perhatikan komponen yang sering jadi pemicu alergi. Aku merasa lebih tenang sejak mulai pakai attar yang sederhana dan melakukan patch test sebelum pakai seharian.

Berapa Harga Minyak Wangi Arab Asli Yang Populer Di Indonesia?

5 Jawaban2025-10-18 04:42:22

Kadang aku suka membandingkan koleksi minyak wangi Arab yang kutemui di pasar online dengan yang kulihat di toko fisik, dan dari pengalaman itu harga bervariasi banget tergantung tipe dan sumber.

Untuk minyak wangi Arab asli yang populer di Indonesia, ada beberapa kategori harga: parfum spray merek-merek seperti 'Rasasi', 'Swiss Arabian', atau 'Al Haramain' untuk botol 50 ml biasanya berada di kisaran Rp150.000–Rp900.000 tergantung varian dan apakah itu eau de parfum atau concentrated parfum. Di sisi lain, minyak wangi murni (attar atau oud oil) yang lebih pekat dan tanpa alkohol bisa jauh lebih mahal. Untuk oud oil murni kualitas menengah, ukuran kecil 3–6 ml sering dihargai mulai dari Rp200.000 hingga Rp1.500.000. Sedangkan oud langka dan grade tinggi—apalagi yang dari wilayah seperti Assam atau agarwood tua—bisa mencapai jutaan rupiah per beberapa mililiter.

Hal yang perlu diperhatikan: harga sering dipengaruhi oleh kemurnian, tahun panen kayu oud, branding, serta biaya impor dan pajak. Kalau kamu ingin yang asli dengan harga fair, cari penjual resmi atau minta sampel dulu, karena di pasar online banyak variasi kualitas dan tiruan.

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status