Jika ada yang menanyakan apakah novel ini layak dibaca sampai akhir, jawabnya tergantung. Jika kamu menginginkan cerita dengan akhir yang memuaskan secara konvensional, mungkin tidak. Jika kamu menginginkan cerita yang membuatmu berpikir lama setelah selesai membaca, yang meninggalkan rasa getir dan pertanyaan filosofis, maka novel ini sangat layak. Ending novel ini menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman membaca.
Novel ini tidak dapat dinikmati dengan santai. Novel ini menuntut keterlibatan emosional dan meninggalkan bekas. Endingnya adalah bekas paling dalam. Siapkan diri secara mental sebelum mulai membaca, terutama jika kamu mudah terbawa perasaan oleh nasib karakter.
Kalau tidak salah ingat, akhir “Renegade Immortal” menunjukkan Wang Lin mencapai puncak jalur dewa iblis, menemukan kebenaran tentang asal‑usul dunia, lalu memutuskan mengembara sendirian melintasi kosmos, meninggalkan semua ikatan di belakang. Akhirnya terbuka, tidak semua jawaban diberikan. Cerita itu mengingatkan pada “Setelah Aku Mati dan Pergi, Target Penaklukanku Menjadi Gila”, yang fokus pada konsekuensi setelah protagonis mati dan menghilang, menyorot sudut pandang antagonis yang ditinggalkan dan menjadi tidak waras. Penulisannya sangat emosional bagi yang suka melihat sisi lain kematian tokoh utama.
SeSaya sudah menyelami 'Renegade Immortal' dan karya-karya Er Gen lainnya. Sejauh yang saya tahu, 'Renegade Immortal' tidak memiliki sekuel langsung yang melanjutkan cerita Wang Lin. Namun, Er Gen punya beberapa karya lain dalam semesta yang sama dengan tema serupa, seperti 'I Shall Seal the Heavens' dan 'A Will Eternal', yang bisa dianggap sebagai 'spiritual successor'. Karya-karya ini memiliki gaya penceritaan dan dunia yang mirip, meski dengan karakter dan alur berbeda. Bagi yang ingin pengalaman membaca lebih lengkap, saya sarankan menjelajahi semua karya Er Gen karena saling terhubung dalam elemen kultivasinya.
Untuk yang mencari cerita lanjutan langsung tentang Wang Lin, sayangnya belum ada. Tapi dunia xianxia sangat luas, dan banyak penggemar menikmati mencari kemiripan tema di antara karya-karya penulis yang sama. Saya pribadi menemukan 'Pursuit of the Truth' juga memiliki nuansa gelap seperti 'Renegade Immortal', cocok untuk yang menyukai atmosfernya.