Robohnya Surau Kami

ABO属性診断
あなたはAlpha?Beta?それともOmega? いくつかの質問に答えて、あなたの本当の属性をチェックしましょう。
あなたの香り
性格タイプ
理想の恋愛スタイル
隠れた願望
ダークサイド
診断スタート
Kami Tanpa Kamu
Kami Tanpa Kamu
Lima tahun lalu Hana dinodai oleh Rizal yang mabuk hingga harus mengandung di luar pernikahan. Ketika Hana menginginkan pertanggungjawaban dari Rizal, pria itu sudah pergi. Beberapa tahun kemudian Hana dijodohkan dengan duda tanpa anak, sayangnya suaminya selalu menyiksa Cheril, putrinya yang baru berusia 4 tahun. Ia yang hamil besar merasa tidak bisa melindungi Cheril lagi. Tanpa disangka Hana melihat ayah kandung Cheril sudah sukses, Hana pun mengantar Cheril ke rumah Rizal untuk tinggal selama satu bulan sampai ia melahirkan. Akankah Rizal yang tidak tahu telah memiliki anak akan menerima Cheril?
10
|
105 チャプター
人気のチャプター
もっと見る
Cinta Kedua Kami
Cinta Kedua Kami
Ajeng, seorang istri yang memiliki impian yang sangat sederhana. ingin hidup bahagia dengan keluarga kecilnya, suami dan anak lelakinya. Akankah impian itu menjadi kenyataan, sedangkan di belakang nya ternyata sang suami mengkhianati cintanya?? ketika kebenaran terungkap akankah dia memilih bertahan atau malah berpisah?? "perkenalkan,saya Dian, saya kekasihnya mas Ardi, kami berhubungan sudah selama dua bulan, dan sekarang saya sedang HAMIL, saya kesini mau minta pertanggungjawaban mas Ardi untuk menikahi saya. " apa yang akan Ajeng lakukan setelah mendengarkan hal itu? yuk ikuti kisahnya disini.. jangan diskip dan mohon dukungannya.. makasih.
10
|
69 チャプター
人気のチャプター
もっと見る
Kami Yang Kau Buang
Kami Yang Kau Buang
"A-apa, Dok? Pe-pemotongan usus?" Tenggorokanku terasa tercekat, jantungku serasa berhenti memompa,tubuhku lemas sepeti tak bertulang. Betapa terkejutnya aku mendengar bayiku yang baru berusia tiga bulan harus dioperasi. Tidak ku sangka MPASI dini yang dilakukan Ibu tanpa sepengetahuanku dulu bakal berbuntut panjang. "Apa liat-liat? Jangan salahkan saya ya, emang dasar anak kamu saja yang penyakitan!" bentak Ibu saat aku menatapnya. Kalau aku tak mengingat Raffa yang saat ini sangat membutuhkanku! Ingin rasanya aku membunuh ibu sekarang juga! Ku tatap wajah suamiku, dia hanya diam tak bergeming. Kesalahan pertama tenyata tidak membuat sang nenek kapok. Kali ini sang nenek dibantu sang ayah memberikan susu formula tanpa mereka tahu bahwa sang bayi alergi susu sapi. Bukannya menyesal dan meminta maaf sang ayah malah membuangnya tanpa peduli darah dagingnya yang sedang kritis berjuang untuk hidup. Irvan akhirnya menceraikan Tia dan menikah lagi. Dia berharap bisa punya anak yang sehat tidak seperti Raffa yang penyakitan. Tapi namanya manusia cuma bisa berencana, Tuhanlah yang punya kehendak. Irvan divonis tidak akan punya anak lagi. Bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Apakah Raffa bisa bertahan hidup? Bisakah Tia mempertahankan sang anak agar tidak direbut paksa oleh sang ayah? Yuk ikutin kisahnya!
8.7
|
56 チャプター
Kami Bukan Benalu, Bu
Kami Bukan Benalu, Bu
Arum dan Faisal memilih pulang kampung karena usahanya di kota bangkrut. Tetapi, sambutan keluarga Faisal tidak menyenangkan. Terutama ibunya Faisal yang sering bersikap seenaknya pada Arum. Seolah-olah, Arum dan Faisal adalah benalu yang mengganggu.
10
|
43 チャプター
人気のチャプター
もっと見る
Ketika Kami Mudik
Ketika Kami Mudik
"Ini kalian mudik apa pulang kampung? Bawa barang, kok, banyak banget? Udah susah emangnya di Jakarta?"nyinyir Dewi kala mereka baru masuk ke ruangan keluarga tempat mereka berkumpul. "Mudik, Bi, ini oleh-oleh buat kalian,"sahut Panji sambil menaruh oleh-oleh ke lantai. "Hahaa ... pulang kampung kali, inimah bukan oleh-oleh tapi barang-barang kalian! Sana jauh-jauh jangan deket-deket saya, nanti ketularan miskin lagi," hina Dewi membuat Panji dan sang istri terdiam.
10
|
22 チャプター
人気のチャプター
もっと見る
Kami Bisa Tanpamu Mas
Kami Bisa Tanpamu Mas
Gianira dan kedua putranya harus mengalami berbagai hal pilu karena kemiskinan hidup yang harus mereka lakoni. Penderitaan bertambah saat Jazirah, pria yang disebut sebagai suami dan ayah tersebut menghilang tanpa kabar. “Dasar anak enggak tau diri! beraninya kamu mencuri roti di warungku?!” terdengar suara teriakan dari bude Rum, pemilik warung klontong di dekat rumahku. “Ampun, Bude, ampun,” Ya Allah, itu suara anakku, Langit. Bagaimana kelanjutan hidup Gianira dan anak-anaknya ke depan tanpa sosok pria yang selama ini menjadi pelindung mereka? Kemana sebenarnya Jazirah? Apakah Gianira dan kedua putranya mampu bertahan di tengah badai cobaan hidup?
10
|
106 チャプター

Siapa Penulis Cerita Pendek 'Robohnya Surau Kami' Dan Penerbit Resminya?

4 回答2025-11-18 20:40:56

Cerpen 'Robohnya Surau Kami' adalah salah satu karya legendaris sastra Indonesia yang ditulis oleh A.A. Navis. Penerbit resmi yang pertama kali menerbitkannya adalah Penerbit Balai Pustaka.

Navis dikenal dengan gaya satirnya yang tajam, dan cerpen ini sering dibahas di kelas sastra karena kritik sosialnya yang mendalam. Aku pertama kali membacanya saat masih SMA, dan sampai sekarang pesannya tentang fanatisme buta masih relevan. Kalau tertarik, versi cetaknya bisa ditemukan dalam antologi 'Cerita Pendek Indonesia' terbitan Gramedia juga.

Bagaimana Konflik Batin Tokoh Utama Robohnya Surau Kami?

3 回答2025-11-20 05:30:20

Membaca 'Robohnya Surau Kami' selalu membuatku merenung dalam-dalam tentang konflik batin tokoh utamanya. Tokoh ini menghadapi dilema antara mempertahankan tradisi dan menghadapi modernisasi yang tak terelakkan. Surau, yang menjadi simbol kehidupannya, perlahan kehilangan makna di tengah masyarakat yang berubah. Aku bisa merasakan getirnya ketika dia berusaha mati-matian mempertahankan nilai-nilai lama sementara dunia sekitarnya telah bergerak maju.

Yang menarik, konflik ini tidak hanya tentang fisik bangunan surau yang roboh, tapi juga keruntuhan keyakinan dan identitas tokoh tersebut. Ada momen-momen di mana dia seperti terjebak antara dua dunia: satu kaki mencengkeram masa lalu, satu kaki lagi terpaksa melangkah ke masa depan yang asing. Pergulatan ini divisualisasikan begitu kuat lewat interaksinya dengan generasi muda yang mulai menjauh dari nilai-nilai tradisional.

Siapa Pengarang Cerita Pendek 'Robohnya Surau Kami'?

5 回答2025-12-07 16:54:05

Cerita 'Robohnya Surau Kami' adalah salah satu karya sastra Indonesia yang cukup terkenal, dan pengarangnya adalah A.A. Navis. Navis dikenal dengan gaya penulisannya yang tajam dan penuh sindiran halus terhadap kehidupan sosial. Karyanya sering menggambarkan realitas masyarakat dengan sentuhan humor dan ironi yang khas.

Aku pertama kali membaca cerita ini waktu masih sekolah, dan yang bikin nempel di kepala adalah bagaimana Navis bisa menyampaikan kritik sosial lewat kisah sederhana tentang surau yang roboh. Gaya bahasanya nggak terlalu berat, tapi pesannya dalem banget. Karya-karyanya emang selalu bikin mikir lama setelah membacanya.

Apa Sinopsis Lengkap Cerpen Robohnya Surau Kami?

4 回答2026-05-04 02:58:41

Cerpen 'Robohnya Surau Kami' karya A.A. Navis adalah potret ironi kehidupan beragama yang dibungkus dalam narasi sederhana namun menusuk. Berkisah tentang seorang penjaga surau tua bernama Kakek, yang seumur hidupnya taat beribadah namun justru dianggap 'kafir' oleh malaikat setelah kematiannya karena tidak pernah bekerja mencari nafkah. Konflik batinnya muncul ketika ia menyadari ibadahnya selama ini sia-sia—ditambah lagi surau yang dijaganya roboh karena dianggap tidak bermanfaat bagi masyarakat.

Yang menarik, Navis menggunakan simbol surau sebagai kritik halus terhadap praktik keagamaan yang hanya berhenti pada ritual tanpa aksi nyata. Adegan dimana Kakek diusir dari surga menjadi metafora kuat tentang keseimbangan antara spiritualitas dan tanggung jawab sosial. Cerita ini meninggalkan aftertaste pahit: apakah kita ibarat Kakek yang sibuk 'mengurusi surga' tetapi lupa mengurusi bumi?

Siapa Pengarang Cerpen 'Robohnya Surau Kami' Dan Penerbitnya?

3 回答2026-05-22 19:14:08

Cerpen 'Robohnya Surau Kami' adalah salah satu karya sastra klasik Indonesia yang selalu membuatku merinding setiap kali membacanya. Pengarangnya adalah A.A. Navis, seorang maestro cerpen yang karyanya sering menyentuh sisi humanis dan kritik sosial. Penerbit pertama kali menurut catatan yang kubaca adalah Penerbit Balai Pustaka, tapi versi-versi terbarunya sering diambil alih oleh penerbit lain seperti Grasindo.

A.A. Navis punya cara unik menggambarkan konflik batin tokoh-tokohnya, dan 'Robohnya Surau Kami' adalah contoh sempurna bagaimana ia mengkritik kemunafikan tanpa merasa menggurui. Aku ingat pertama kali baca cerpen ini waktu SMA, dan sampai sekarang pesannya masih relevan banget.

Di Mana Bisa Baca Cerpen Robohnya Surau Kami Lengkap?

5 回答2025-11-21 10:44:01

Cerpen klasik 'Robohnya Surau Kami' karya A.A. Navis sebenarnya cukup mudah ditemukan di berbagai platform online. Beberapa situs literasi Indonesia seperti 'Sastra Indonesia' atau 'Buku Virtual' sering mengarsipkan cerpen-cerpen legendaris semacam ini. Kalau mau versi yang lebih terjamin kualitasnya, coba cek situs resmi penerbit seperti Gramedia Digital atau eBook lokal.

Sebagai orang yang sering mencari bahan bacaan klasik, aku lebih suka salinan fisik karena ada nuansa nostalgianya. Tapi kalau terpaksa digital, pastikan formatnya rapi dan ada tanda kutip untuk dialog—kadang versi online suka berantakan typonya. Oh ya, jangan lupa baca juga karya Navis lainnya seperti 'Datangnya dan Perginya' untuk memahami gayanya yang khas!

Akah Tema Utama Cerpen 'Robohnya Surau Kami'?

3 回答2026-05-06 19:32:47

Cerpen 'Robohnya Surau Kami' karya A.A. Navis menggali kompleksitas hubungan manusia dengan tradisi dan modernitas. Tokoh utama, Haji Saleh, menjadi simbol konflik antara nilai-nilai keagamaan yang kaku dan realitas sosial yang berubah. Surau yang roboh bukan sekadar kejadian fisik, melainkan metafora runtuhnya sistem kepercayaan lama yang tak lagi relevan.

Navis dengan cerdik memotret ironi: Haji Saleh yang taat justru terjebak dalam formalisme agama tanpa memahami esensi kemanusiaan. Kritik halus terhadap hipokrisi dan fanatisme sempit ini masih relevan hingga sekarang, terutama di era diantara agama sering dijadikan tameng untuk menghindari tanggung jawab sosial.

Apa Makna Simbolisme Dalam Cerpen Robohnya Surau Kami?

4 回答2025-11-21 00:19:46

Cerpen 'Robohnya Surau Kami' sarat dengan simbol yang mengajak kita merenung lebih dalam. Surau yang runtuh bukan sekadar bangunan fisik, melainkan representasi keruntuhan nilai spiritual dan kegagalan manusia memelihara warisan leluhur. Aku selalu terpana bagaimana pengarang memakai genteng pecah dan tiang rapuh sebagai metafora keterpecahan masyarakat yang kehilangan arah.

Ada pula simbol sumur tua yang mengering—bagiku itu gambaran hilangnya sumber kebijaksanaan lokal. Setiap kali baca ulang, aku menemukan lapisan makna baru. Misalnya, tokoh Kakek yang terus mempertahankan surau meski lapuk, seperti generasi tua yang berusaha mempertahankan tradisi di tengah gempuran modernitas. Endingnya yang getir menyisakan pertanyaan: apa artinya memelihara warisan jika tak ada lagi yang mau meneruskan?

Bagaimana Analisis Struktur Naratif Robohnya Surau Kami?

3 回答2025-11-20 14:59:48

Membaca 'Robohnya Surau Kami' selalu meninggalkan kesan mendalam tentang bagaimana struktur naratifnya dibangun dengan cermat. Cerita ini menggunakan alur mundur (flashback) untuk mengungkapkan kehidupan Kakek, sang tokoh utama, secara perlahan. Awalnya kita disuguhi klimaks—keruntuhan surau—baru kemudian penulis membawa kita menyelami masa lalu Kakek melalui kenangan dan dialog. Teknik ini menciptakan ketegangan sekaligus empati, karena pembaca diajak memahami penyebab tragedi secara bertahap.

Yang menarik, konflik internal Kakek justru lebih dominan ketimbang konflik eksternal. Struktur naratifnya mengalir seperti arus kesadaran, di mana pergulatan batin antara kepercayaan tradisional dan kenyataan pahit diurai lewat monolog interaktif. Detil kecil seperti ritual membersihkan surau atau reaksi warga menjadi 'penanda' transisi antara masa lalu dan sekarang. Cerita ini mengajarkan bahwa struktur tak harus linear untuk menyampaikan pesan moral yang kuat tentang fanatisme dan keterasingan.

Siapa Pengarang Cerpen 'Robohnya Surau Kami'?

2 回答2026-02-16 08:02:23

Membaca 'Robohnya Surau Kami' selalu membawa perasaan campur aduik—antara sedih, marah, dan kagum pada kedalaman ceritanya. A.A. Navis, sang maestro sastra Indonesia, menciptakan karya ini dengan begitu banyak lapisan makna. Aku ingat pertama kali menemukan cerpen ini di rak perpustakaan sekolah; sampelnya sudah compang-camping, tapi justru itu yang bikin penasaran. Navis bukan sekadar bercerita tentang surau yang roboh, tapi tentang bagaimana nilai-nilai agama bisa terkikis oleh kemunafikan dan kemalasan berpikir. Gaya bahasanya tajam tapi tetap puitis, seperti pisau berlapis velvet.

Aku sering merekomendasikan karya Navis ke teman-teman yang baru mulai erkembang dalam sastra Indonesia. Ada sesuatu yang timeless dari cara dia mengkritik masyarakat tanpa merasa menggurui. 'Robohnya Surau Kami' khususnya, meski ditulis puluhan tahun lalu, masih relevan banget sama kondisi sekarang. Terakhir kali diskusi online di grup sastra, banyak yang bilang karakter Kakek dalam cerita itu mirip banget sama figur-figur religius yang kita temui sehari-hari—penuh kontradiksi antara ucapan dan perbuatan.

無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status