Tuan Dirian, istrimu Ingin Bercerai

ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

Related Books

Kehidupan kedua: Tuan Jenderal, Istrimu Ingin bercerai!

Kehidupan kedua: Tuan Jenderal, Istrimu Ingin bercerai!

“Jika aku pergi, apakah Tuan Jenderal akan mencariku?” Lin Xueying menatap pria di hadapannya dengan mata setenang salju yang telah membeku terlalu lama. Dulu, ia hidup dalam pernikahan tanpa cinta. Diabaikan, dimanfaatkan, dilupakan, hingga akhirnya mati tanpa arti. Kini, dengan kesempatan kedua, ia hanya menginginkan satu hal: Bercerai. Namun Guo Zhenyu, suami yang tak pernah ia miliki sepenuhnya, justru berubah. “Pergi?” suara pria itu rendah, nyaris seperti bisikan yang menahan amarah dan sesuatu yang lebih dalam. Tangannya meraih pergelangan wanita itu, perlahan, seolah takut ia benar-benar akan menghilang. “Kau bahkan belum pernah benar-benar berada di sisiku… bagaimana mungkin aku membiarkanmu pergi?”
10 144 Chapters
Istriku yang Meminta Cerai Berkali-kali Demi Pria Lain

Istriku yang Meminta Cerai Berkali-kali Demi Pria Lain

Aku menikah tujuh kali dengan wanita yang sama. Demi cinta pertamanya, dia juga bercerai denganku tujuh kali. Saat pertama kali menikah, dia berkata kepadaku, "Aku hanya akan mencintaimu seorang dalam sisa hidupku." Namun, setiap kali cinta pertamanya pulang ke negara ini, dia langsung mengubah narasinya, "Bisa nggak kamu lebih dewasa sedikit? Apa kamu harus buat Roderick menanggung tuduhan menggoda istri orang?" Saat perceraian pertama, aku mengiris pergelangan tanganku untuk memaksanya tetap tinggal. Aku dibawa ambulans ke rumah sakit, tapi dia bahkan tidak datang menjengukku sekali pun. Saat perceraian ketiga, aku merendahkan gengsiku dan melamar sebagai asisten di perusahaannya, hanya agar punya kesempatan untuk lebih sering melihatnya. Saat perceraian keenam, aku sudah belajar untuk membereskan barang-barangku sendiri dengan patuh dan pindah dari rumah pernikahan kami. Sikapku yang kehilangan kendali, semua pengorbanan dan kepatuhanku ... hanya berujung dengan keputusannya untuk rujuk denganku berulang kali. Trik lama itu terus-menerus digunakannya berkali-kali. Sampai kali ini, setelah aku menerima kabar bahwa cinta pertamanya akan segera kembali, aku sendiri yang menyerahkan surat perjanjian cerai ke tangannya. Seperti biasa, dia menetapkan waktu untuk menikah lagi denganku. Namun dia tidak tahu, kali ini aku akan benar-benar pergi.
0 10 Chapters
Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Suamiku Selalu Ingin Bercerai

Istriku menerima perceraian ini begitu saja. Tanpa kata, tanpa syarat. Dia yang begitu mendambakan aku di masa lalu, kini berdiri dengan berkas perceraian tanpa penyesalan sedikit pun. Aku pikir itu adalah trik yang ia mainkan untuk menarik ulur perasaanku. Tapi setelah aku mengetahui yang sebenarnya, Apakah terlambat untuk mencintainya?
9.8 147 Chapters
Aku Menyerah Menjadi Istrimu, Mas!

Aku Menyerah Menjadi Istrimu, Mas!

Sejak aku menikah lagi, Andin, istriku yang biasanya penurut dan tidak pernah membantah perintahku itu tiba-tiba berubah menjadi dingin dan acuh tak acuh. Ia yang selama ini dengan sukarela membantuku merawat ibu yang sedang sakit dan hanya bisa berbaring tak berdaya di atas ranjang saja, kini mulai berani melawan dan perhitungan. Lalu apa yang harus kulakukan? Haruskah aku menerima perubahan sikapnya begitu saja atau memberinya pelajaran dengan sebuah perpisahan? Andin kemudian mencoba bangkit, melawan kesewenang-wenangan suaminya. Ia yang semula penurut dan pasrah, menjadi dingin dan acuh tak acuh pada suaminya, sampai kemudian keadaan berbalik di mana Andin sukses membangun kebahagiaan hidupnya sementara Heru justru dikhianati oleh istri mudanya.
9.7 148 Chapters
Maaf, Mas, Aku Memilih Bercerai

Maaf, Mas, Aku Memilih Bercerai

Semua berawal dari pengkhianatan suamiku, ia menghadirkan duri dalam rumah tangga kami. Pernikahan yang sudah berjalan selama 5 tahun tersebut di paksa berakhir, lantaran aku memutuskan untuk bercerai. Bukan tanpa alasan, selama masih bisa melawan, kenapa aku harus diam. Belum lagi, rahasia demi rahasia yang disembunyikan Iparku terbongkar. Sanggupkah diri ini bertahan? Menata serpihan hati yang berhamburan, atau justru sebaliknya?
9.5 36 Chapters
Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek

Aku Minta Diceraikan, Dia Malah Mewek-mewek

Sejak awal, pernikahanku dan Ardi Wijaya memang dirahasiakan. Tiga tahun kami menikah secara diam-diam, aku bagaikan istri gelapnya saja. Di mata orang lain, dia itu dokter bedah terbaik di Mogowa. Dia dihormati dan disanjung banyak orang. Dia cuek dan sombong, juga tidak memedulikan orang lain. Sedangkan aku ini hanyalah seorang dokter magang anestesi biasa yang tidak berarti apa-apa baginya. Setiap malam, aku berdiri di balkon yang dingin sendirian menunggu dia pulang. Aku mengira kalau aku berusaha lebih keras dan belajar bersikap lebih lembut, suatu saat nanti dia akan tergugah melihatnya. Akan tetapi, kenyataan yang aku terima, bagaikan sebuah tamparan keras bagiku. Aku bertanya padanya dengan suara memeras sambil memohon dan menarik ujung bajunya, "Bisakah kamu tidak pergi mencari wanita itu lagi?" Dia tertawa ringan dan mencerca, "Ini hanya kawin kontrak saja. Apa kamu ketagihan berakting jadi Nyonya Wijaya?" ... Hari demi hari, aku menyaksikan bagaimana dia memperlakukan wanita itu dengan lembut. Aku tidak ingin bertengkar dengannya, juga tidak ingin mempermasalahkan apa pun yang dia lakukan. Aku meninggalkan selembar surat perceraian dan pergi. Hari itu, Kota Nowa diguyur hujan lebat. Di tengah hujan, Ardi sang dokter bedah yang tersohor itu berlutut. Dengan mata merah sembap, dia memohon untuk rujuk, "Istriku, kita tak usah bercerai, ya?" Bagiku, tetesan air matanya sudah tidak berarti sama sekali. Aku tersenyum tipis, "Jangan-jangan Dokter Ardi juga berwatak dramatis? Maaf, aku tak ada waktu buat menemanimu bermain sandiwara. Masa berlaku kontrak kita sudah habis. Kalau ingin mengejarku, silakan antre dulu."
9.3 983 Chapters

Bagaimana sikap Tuan Dirian ketika istrinya ingin bercerai?

4 Answers2026-08-10 16:39:20
Dari sudut pandang psikologis, Tuan Dirian mungkin mengalami fase denial awalnya. Dia bisa saja bersikap dingin dan mencoba rationalisasi, 'Ini hanya fase, nanti juga baikan lagi.' Tapi perlahan, ketika realita menghantam, emosinya mulai keluar dalam bentuk kemarahan atau justru keterpurukan.

Yang menarik, dia mungkin tidak langsung menunjukkan vulnerabilitas di depan istri. Pria seperti Dirian seringkali memendam rasa sakit dengan sibuk kerja atau menghindari pembicaraan serius. Tapi di tengah malam, ketika sendirian, barulah semua pertanyaan 'apa salahku?' muncul. Justru di situlah proses penerimaannya dimulai, meski berantakan.

Bagaimana reaksi Tuan Dirian saat istrinya minta cerai?

5 Answers2026-08-08 04:20:16
Diawali dengan keheningan yang menusuk, Tuan Dirian justru tertawa getir sambil memutar-mutar cincin kawin di jarinya. Ada sesuatu yang patah dalam sorot matanya ketika akhirnya bicara, 'Kau pikir ini permainan? Setelah 15 tahun membangun segalanya bersama?'

Diam-diam dia sudah merasakan perubahan dalam hubungan mereka, tapi pengakuan langsung dari sang istri seperti tamparan. Reaksinya justru jadi dingin dan calculated—mulai memeriksa dokumen asuransi bersama di meja kerja, menggeser percakapan ke pembagian asset. Bukan air mata yang keluar, tapi daftar notaris terbaik di kota.

Apa alasan istri Tuan Dirian ingin bercerai?

4 Answers2026-08-10 18:00:46
Melihat konflik rumah tangga Tuan Dirian dari luar, aku merasa ada dinamika yang sangat kompleks. Istri beliau mungkin merasa tidak dihargai setelah bertahun-tahun mengorbankan karir demi keluarga. Aku sering melihat kasus seperti ini di drama Korea semacam 'The World of the Married' - ketika komunikasi rusak dan penghargaan menghilang, keinginan untuk lepas muncul.

Dari obrolan di komunitas parenting, tekanan sosial di lingkungan elite juga bisa jadi faktor. Perempuan terpelajar zaman sekarang ingin diakui sebagai individu, bukan sekadar 'istri si anu'. Mungkin dia menemukan kembali jati dirinya dan memilih untuk tidak lagi hidup dalam bayang-bayang suami.

Apakah Tuan Dirian akhirnya setuju dengan permintaan cerai istrinya?

5 Answers2026-08-08 10:49:46
Mengikuti perkembangan terakhir di platform baca online, konflik rumah tangga Tuan Dirian dan istrinya memang jadi sorotan. Dari yang kubaca, karakter ini awalnya keras kepala dan menolak permintaan cerai karena prinsip keluarga 'harus utuh'. Tapi di bab-bab akhir, ada titik balik ketika dia menyadari hubungan mereka sudah seperti sumur kerontang—tak ada lagi air cinta yang bisa ditimba. Adegan ketika dia menandatangani surat cerai sambil menatap foto pernikahan mereka di meja kerjanya cukup bikin hati miris. Penggambaran psikologisnya realistis banget, terutama bagaimana penulis memainkan ego versus kelegaan.

Yang menarik, ending ini enggak hitam putih. Tuan Dirian memang akhirnya mengalah, tapi bukan karena tiba-tiba jadi baik hati. Lebih karena dia capek mempertahankan sesuatu yang sudah mati. Pas banget sama quote di novelnya: 'Kadang melepaskan itu bukan kekalahan, tapi pengakuan bahwa kita salah memilih medan perang.'

Apa alasan Pak Dirian ingin bercerai dengan istrinya menurut sumber terpercaya?

3 Answers2026-07-10 01:55:58
Mengikuti beberapa laporan dari sumber yang dekat dengan keluarga, konflik internal yang sudah berlangsung lama menjadi pemicu utama. Mereka disebut sering berselisih paham soal pengasuhan anak dan manajemen keuangan rumah tangga. Beberapa kali, perbedaan visi tentang masa depan keluarga juga memicu ketegangan yang sulit didamaikan.

Menurut teman dekat pasangan ini, komunikasi yang buruk semakin memperparah situasi. Keduanya dianggap terlalu sibuk dengan urusan masing-masing hingga kurang menyediakan waktu untuk saling mendengarkan. Ada indikasi bahwa tekanan sosial dari lingkungan sekitar turut memberi beban tambahan pada hubungan mereka.

Apa alasan Tuan Dirian Nyonya ingin bercerai?

3 Answers2026-08-02 02:23:25
Kisah Tuan Dirian dan Nyonya sebenarnya sangat kompleks, dan aku selalu penasaran dengan dinamika hubungan mereka. Dari yang kulihat, konflik utama muncul dari perbedaan visi hidup yang semakin melebar. Tuan Dirian, seorang yang sangat terikat dengan tradisi dan ekspektasi keluarga, merasa tertekan dengan keinginan Nyonya untuk hidup lebih modern dan independen. Nyonya seringkali mengungkapkan keinginan untuk bepergian atau mengekarir, sementara Tuan Dirian menganggap itu sebagai pengabaian terhadap perannya sebagai istri. Ketegangan ini akhirnya memuncak ketika Nyonya mengambil keputusan besar tanpa konsultasi, dan Tuan Dirian merasa itu adalah penghinaan terhadap otoritasnya.

Aku juga menduga ada faktor komunikasi yang buruk. Mereka jarang duduk bersama untuk membicarakan masalah dengan tenang. Ketika emosi memuncak, mereka lebih memilih untuk saling menyakiti dengan kata-kata daripada mencari solusi. Mungkin jika ada usaha lebih dari kedua belah pihak, hubungan ini bisa diselamatkan. Tapi sayangnya, ego seringkali menjadi tembok yang sulit ditembus.

Related Searches

Popular Searches
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status