Betelgeuse
"Sebuah pohon kehidupan tertanam jauh di dalam inti Betelgeuse. Pohon itu menyimpan kekuatan yang begitu besar di dalamnya dan bisa memusnahkan Betelgeuse dalam waktu yang begitu singkat hingga orang-orang tak akan memiliki kesempatan untuk melarikan diri dan menyelamatkan diri mereka serta keluarganya. Semua halaman di dalam buku itu kosong di dalamnya, dan hanya seseorang dengan hati yang bersih yang bisa melihatnya, termasuk halaman yang berisi tentang pohon kehidupan itu sendiri. Pohon kehidupan akan membuat setiap orang menjadi buta karena gila kekuasaan dan juga kekuatan, karena itu para leluhur sengaja memasangkan sebuah penghalang di dalamnya agar tak sembarang orang bisa membacanya. Ketika Betelgeuse di ambang kematian dengan berbagai perang darah terjadi, pohon kehidupan bisa dibangkitkan kembali dan semua kekuatan jahat akan langsung dimurnikan oleh pohon kehidup
an."
Tao menatap sampul buku itu. Selama ini ia tak pernah sekali pun mendengar tentang pohon kehidupan itu sendiri.
"Jangan pernah termakan oleh sebuah niat jahat entah sekecil apapun itu yang menghampiri dirimu. Dan satu lagi, tentang pohon kehidupan ini, hanya kau yang tahu. Jadi sebaiknya kau tidak memberitahu semua teman-temanmu atau kemungkinan paling buruk akan terjadi, di mana mereka akan saling menyerang karena dibutakan oleh kekuatan itu sendiri hingga hal itu bisa menyebabkan kehancuran Betelgeuse yang paling mengerikan." Sang raja menyentuh kedua bahu Tao dan menyalurkan energi pada pria itu, kemudian tersenyum padanya.