Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Surga Terindah

Bukan Surga Terindah

Poligami adalah momok bagi kebanyakan istri, tetapi Aida justru meminta suaminya untuk menikah lagi, sebab tujuh tahun menjalani pernikahan dan tidak kunjung dikaruniai buah hati. Namun, siapa sangka bahwa satu bulan pasca pernikahan digelar, Aida positif berbadan dua? Godaan lain datang ketika Aida terjebak dalam pilihannya sendiri. Sang adik ipar yang juga mantan pacar justru memberi perhatian dengan gencar.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Bukan Suami Pilihan

Bukan Suami Pilihan

Warning! Adult content. Berusaha bangkit dari masa lalunya yang menyedihkan dan mengubur semua kenangannya, Emily kini membesarkan anak dari orang yang dicintainya seorang diri. Sebagai seorang ibu tunggal biasa, dirinya sering dipandang hina karena tidak memiliki suami dan melahirkan di luar pernikahan. Cemoohan dan rasa malu itu mendorong orang tuanya untuk menjodohkan dia. Sayangnya, Emily selalu berusaha menggagalkannya. Hingga akhirnya dia didesak menikah dengan lelaki yang tidak dia kenal bernama Keenan Derrel Ferano. Seorang pengusaha muda yang merupakan anak dari mantan atasan ibunya, bersedia menikah hanya demi menutupi rumor yang menyebut dirinya gay. Emily tidak pernah mau peduli dengan lelaki itu. Pernikahan dingin yang dijalaninya, tak membuat dia bahagia dan hanya sebagai pelengkap untuk anaknya. Di tengah ketidakharomonisan rumah tangganya, sosok yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya, justru hadir di antara dia dengan Keenan. James, lelaki yang merupakan ayah dari anaknya sekaligus satu-satunya lelaki yang dia cintai, datang sambil menawarkan cinta untuknya. Apa yang harus Emily lakukan, ketika seseorang yang dia tunggu sekian lama, akhirnya menyatakan cinta? Di saat dia kini telah menjadi istri orang lain. "Kembalilah padaku, Emily. Aku mencintaimu." ~ James ~ "Aku juga mencintaimu, tapi aku sudah menikah." ~ Emily ~ "Kau istriku sekarang. Jauhi lelaki itu." ~ Keenan ~
1024.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Bukan Indahnya Berbagi

Bukan Indahnya Berbagi

"Tak ada yang lebih indah dari kejujuran dan kesetiaan, sedangkan aku adalah perempuan yang tidak rela dimadu." (Fatma) *** Fatma memergoki suaminya selingkuh dengan seorang wanita yang jauh lebih muda darinya. Namun Rizki, suaminya, tidak mengakui hal itu karena hubungannya dengan Fani hanyalah hubungan FWB saja. Ketika Fatma sudah tiada, nasib Rizki pun seperti jalan terjal. Ia kehilangan istri dan juga selingkuhannya sekaligus.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

Zhia
Fisikbukanlah suatu penghalang sebuah kehidupan, fisik memanglah bukan segalanya. Namun sayang, sepasang mata manusia selalu menuntut leguk fisik yang sempurna, sejatinya peluh dalam kekurangan. Semua terjadi pada seorang gadis yang bernama Linara Putri Atmaja, berjuang keras demi kehidupan yang sebenarnya. Hingga tiada kata Cacat dalam dunia ini, mau fisik ataupun nurani. Seakan ingin Linara musnahkan. Linara hidup dalam keadaan sederhana, kedai Kopi yang dibangun oleh Kakek Aathif adalah suatu wujud bagian kesempurnaan bagi diri Linara, dia begitu menyukai aroma kopi. Tapi, sayang seluk beluk dunia percintaannya penuh dengan cacat. Terjatuh dalam lubang kesalahan yang sama, apalagi dengan keadaan keluarga dalam keadaan cacat sebelumnya. Membuat hidup Linara semakin sengsara, mengakhiri hidup adalah tujuan terbesar Linara, semua itu terhalang dengan manusia yang melihatkan jati diri Linara yang sebenarnya. Apakah layak menuntut sebuah kesempurnaan dalam hidup? Meski terlahir kembali untuk menjadi primadona dunia fana, tetap saja pada hakikatnya manusia memiliki cacat.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Bukan senior biasa

Bukan senior biasa

Ajid Dzul
Nandita agnesia, salah satu mahasiswa baru di universitas swasta dijakarta. Masuk difakultas kedokteran. Sikap nandita yang blak-blakan,tidak sopan dan kurang disiplin dan cantik rupanya menarik para mahasiswa seniornya. Terutama erwin birawa, mahasiswa tingkat akhir yang terkenal galak,tegas disiplin namun sangat pintar dan menjadi ketua komdis. Berawal dari ospek fakultas erwin dan nandita saling mengenal. Mulai sejak saat itu nandita menghadapi masalah-masalah yang menbuat kehidupannya rumit.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Ye Seul
Kisah rumit ini berawal dari seorang gadis bernama Anisaa yang di jodohkan orangtuanya dengan laki-laki bernama Davian. Entah seperti apa namun pada akhirnya Anissa di karuniai seorang Anak bernama Meysa namun kebahagiaan keluarga kecil mereka tak berlangsung lama, Anissa harus merasakan rasanya di tinggal orang sang suami untuk selama-lamanya. Kisah berlanjut pada sang putri yang tiba-tiba di adopsi oleh keluarga kaya raya, ia kehilangan sosok ibu dalam hidup nya. Apa yang terjadi pada Anissa setelah kepergian Davian? entah lah hanya Anissa yang dapat menjawab semua pertanyaan itu. Setelah dewasa kini kisah cinta Meysa lah yang di buat lelucon oleh dunia. meninggalkan atau di tinggalkan semua hal yang berkaitan dengan kehidupan bukan kah semua itu adalah takdir sang maha kuasa.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

Ibu kandungku mengatakan bahwa suamiku berselingkuh dan memintaku untuk bercerai secepatnya. Aku hanya ingin memverifikasinya terlebih dahulu baru menangani masalah ini. Jika memang benar, aku ingin melindungi hak-ku. Namun, dia langsung membuat keributan di pameran seni yang membutuhkan waktu tiga tahun untuk menyelenggarakannya. Dia mengataiku sebagai wanita matre di depan umum. "Kamu menggunakan uang pria itu untuk menyelenggarakan pameran, apa bedanya dirimu dengan seorang pelacur? Apa aku membesarkanmu untuk menjadi wanita matre? Kenapa kamu begitu menjijikkan?" Dia mengamuk, menghancurkan lukisanku yang bernilai puluhan miliaran dengan pisau, tetapi dia terus mengatakan itu demi kebaikanku, berharap aku menjadi mandiri dan kembali ke jalan yang benar. Aku memegang tanganku yang tergores dan berdarah sambil berkata kata demi kata, "Yang kamu sebut kembali ke jalan yang benar itu berarti aku harus bercerai dengan suamiku, lalu menikah dengan duda berusia 45 tahun yang memiliki seorang anak, berpenghasilan 5,6 juta sebulan, dan masih ingin aku yang memberinya mahar?"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Bukan Perawan Kegatalan

Bukan Perawan Kegatalan

Demi bisa meraih gelar sarjana, Hanum merantau ke pulau seberang untuk mencari pekerjaan sekaligus melanjutkan pendidikan. Tak disangka, karirnya melejit sebagai model yang awalnya hanyalah pegawai biasa di perusaahan garment. Profesi baru sebagai model mengantarkannya berkenalan dengan putra sang pemilik garment. Desas-desus tentang dirinya yang disebut perawan kegatalan pun berembus. Sampai Hanum mengetahui fakta dibalik gosip itu. Hidupnya hancur karena kehormatan telah terenggut serta cinta buta pada Aryan yang digadang-gadang sebagai pewaris tunggal garment tempatnya bekerja. Di tengah semua keterpurukan itu hadir Dirga yang begitu berani membela Hanum bahkan di hadapan seluruh keluarga atasannya. Siapa sebenarnya Dirga dan apa motifnya membela perempuan itu? Temukan dalam cerita 'Bukan Perawan Kegatalan.'
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Bukan Sang Pewaris

Bukan Sang Pewaris

Leon tak perlu mengerahkan kekuatannya untuk menarik tubuh Aleta ke pangkuannya. Selain karena tubuh gadis itu begitu mungil dan ringan, kedua kaki yang lumpuh itu tak bisa diandalkan untuk memberontak. "Kau bilang tak akan tertarik dengan gadis cacat sepertiku." Aleta menahan kedua tangannya di depan dada Leon. Mencegah wajah pria itu semakin dekat. Bahkan dengan jarak hanya beberapa senti saja, napas berat pria itu terasa begitu jelas menerpa wajahnya. Ujung bibir Leon membentuk seringai tajam. Satu tangan di punggung Aleta bergerak menurunkan resleting baji gadis itu. "Tapi aku belum pernah menyicipi gadiz cacat."
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai ada yang retak tapi bukan kaca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1718192021
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status