Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kutukan Cinta

Kutukan Cinta

Kata Nadia ketus kemudian meminum jus alpukat miliknya. "Okey, aku ngerti." Ega meletakan garpu dan sendoknya. Meminum orang juice yang ia pesan tadi. Menyudahi sesi makan siang. Mulai memperhatikan Nadia yang sepertinya ingin berbicara serius. "Jangan merasa diatas angin juga, karena ibu dan ayah ngrestuin kamu jadi mantunya. Belum tentu aku mau sama kamu."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
Ikatan di Atas Kertas

Ikatan di Atas Kertas

tanyanya yang terdengar seperti mengintimidasi di telinga Kalandra. "Masa lo nggak paham? Kayak nggak pernah baca fathul izar aja," sindirnya tanpa menatap Aqlan. "Kalo gue wajar nggak paham. Soalnya seumur-umur gue gak pernah baca, tuh, kitab," lanjutnya yang justru membuat Aqlan merasa tertampar.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

kata Leo, ia menatap serius keponakannya yang masih mengompres wajahnya dengan air es agar bengkak di pipinya hilang. “Paman bicara soal apa ini? Kalau tentang siapa diriku sebenarnya, aku tidak perlu mengatakannya pada siapa pun karena itu tidak penting!” “Itu artinya, kamu rela kalau ada orang lain merendahkanmu seperti yang dilakukan laki-laki itu padamu kemarin malam?”
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
Catatan Usang

Catatan Usang

Mas Juna malah mengacak kepalaku yang tertutup hijab. “Kenapa bisa bilang belum pantas, bukankah wajar suami istri melakukannya? Dulu juga kita terbiasa melakukannya.” “Karena aku belum bisa membahagiakanmu, seperti dulu pria itu lakukan padamu.” “Kamu sampai seperti itu, Mas? Apa buku itu membuatmu sakit.” “Tidak juga. Apa aku terlihat begitu? Tenanglah aku tak selemah yang kamu pikirkan, apa lagi hanya karena buku.”
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Mbak Meri mencibirku. Aku menoleh karena telinga ini mendengar jelas kalimatnya barusan. "Maaf, Mbak. Kayaknya sampean harus meralat kata-kata sampean lho. Eh Mbak tak kasih tau, ya! Ucapan itu sama juga dengan do'a, kalo nggak mempan ke orang yang dituju, bisa berbalik pada diri sendiri tau! Hati-hati, Mbak! Nanti mbalik ke sampean sendiri, lho!" ucapku berani. Biarin aja. Emang gitu 'kan? Ucapan adalah do'a. Makanya berucap yang baik-baik aja, biar dapatnya juga hal yang baik.
7.840.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 895 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

Bisma pura-pura tidak mengetahui hobi Melati. Gadis itu mengangguk. "Ya, aku emang hobi baca sih. He-he. Kamu juga suka baca?" "Ya, aku suka baca. Tapi aku sukanya baca buku komedi gitu. Kaya karyanya Raditya Dika, lucu-lucu." Bisma mulai berbohong lagi, padahal dia baru menghafalkan beberapa jenis buku yang sebelumnya tidak ia ketahui. Membaca adalah kegiatan paling membosankan.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
Cinta Suci Kinanti

Cinta Suci Kinanti

Dia memilih satu buku lagi yang tepat, "Become Beautifull Women." Kinanti membaca sebuah buku di cover depannya ada foto seorang perempuan dengan gaya yang hampir mirip dengannya. Berkacamata, rambut kuncir kuda, baju kebesaran yang tidak enak dipandang mata. "Apakah aku seperti ini?" "Pantas saja para lelaki itu tak ada yang melirikku. Si lelaki bertato malah menganggapku sebagai pembantunya mungkin." Segera Kinanti mengambil buku itu.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
OTW Menjanda

OTW Menjanda

Ia tersenyum lebar. “Jangan dipikirkan. Saya cuma mengutip kalimat dari sebuah buku.” “Oh, ya?” Renata mengembuskan napas lega. “Buku apa?” “Saya lupa judulnya. Sudah lama sekali. Pengarangnya Kahlil Gibran.” Renata sontak mengerutkan kening. “Masa Kahlil Gibran menulis seperti itu? Di buku yang mana?” cecarnya. Ia pernah membaca semua karya penulis besar itu.
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
Kafan Hitam

Kafan Hitam

ucap Rojali. “Maksud kamu?” “Lihat,” kata Rojali sembari mengeluarkan buku dari baju. Benda itu memiliki sampul depan berwarna cokelat tua dengan hiasan keemasan, sedang lembarannya berwarna kuning pudar dengan tulisan aksara Sunda. “Kamu bisa baca tulisan ini?” Reza menggeleng.
9.775.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
De Crepusculum

De Crepusculum

Sampai kapan pun, kamu tidak akan tahu dengan apa yang tidak kuizinkan kamu mengetahuinya. Wajah Kanzo yang memasang tampang songong terbayang. Setelah beberapa saat memandang buku catatannya dengan penuh arti, Atha mengusap cover buku tersebut dengan lembut. Lalu membuka halaman pertama dengan perlahan. 〝你 正在 思索 什么?〞
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kata kata don't judge a book by its cover
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status