Noda Di Balik Cadar sang Ustadzah
Ridwan kembali meyakinkan, "Sekalipun Zahra tak mau tidur di kamar yang sama denganku, aku akan lakukan. Sekalipun Zahra—"
"Pulang, Mas!" potong Zahra.
Ridwan terasa kelu dengan wanita satu ini.
Bahkan ribuan wanita takut dengannya, ribuan wanita mengantri untuk naik ketubuhnya.
Namun di depan Zahra, Ridwan seperti krupuk seblak.
Mlempek dan lembek!
Ridwan mengatur nafasnya pelan sambil berdiri, dan akan pamit.
"Datanglah besok subuh bersama wali hakim untukku. Lebih dari itu aku tidak akan memberikan kesempatan lagi, Mas!" kata Zahra sebelum Ridwan berpamitan.