Cinta Satu Malam
ucap Athes dengan nada dingin dan raut wajah tanpa ekspresi.
“Begini, Tuan. Menurut saya lebih baik Anda langsung yang bertemu dengan penulis novel itu. Karena direktur produksi atau direkur operasional tentu memiliki sudut pandang sendiri. Novel itu berakhir dengan sad ending. Sedangkan para direktur meminta penulis membuatkan buku kedua yang nantinya buku kedua berakhir dengan happy ending. Hanya saja penulis menolaknya, Tuan. Penulis itu mengatakan memang akhir dari kisah sang pria dan wanita tidak lagi bisa bersatu,” kata Henrik memberi tahu.
Athes menautkan alisnya. “Apa kau membawa salinan novel itu? Aku pernah membacanya tapi hanya sekilas.”