Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Keluarga yang Tak Kuinginkan Di Kehidupan Berikutnya

Usiaku 15 tahun saat Ayah dan Ibu akhirnya menemukan aku dari pegunungan terpencil. Melihat tubuhku yang penuh luka dan kekurangan gizi, mereka bersumpah akan menebus semua yang pernah hilang dariku. Ibu berkata aku adalah harta paling berharga milik Keluarga Atmaja. Dia mengganti namaku dari "Ilalang" menjadi "Ratna Atmaja". Ayah berkata, seberapa pun sibuknya dia nanti, setiap hari dia akan pulang untuk makan malam bersamaku, agar aku bisa merasakan kembali arti rumah. Aku pikir, akhirnya aku akan bahagia. Namun sepuluh tahun kemudian, aku malah meninggal di rumah kontrakan yang diberikan oleh adik perempuanku yang palsu itu. Saat itu, anakku berusia tiga tahun. Untuk bersenang-senang, para penculik memberiku tiga kali kesempatan meminta pertolongan. Selama ada seseorang yang mau datang melihatku, mereka akan melepaskan anakku. Kesempatan pertama, aku menelepon Ayah yang tak pernah berhenti mencariku selama 15 tahun. Saat itu dia sedang mengatur para pelayan untuk menyiapkan pesta ulang tahun adik palsuku. Setelah menerima teleponku, dia mengerutkan kening. "Ratna, kamu nggak tahu hari ini ulang tahun adikmu? Jangan bikin sial." Kesempatan kedua, aku menelepon Ibu yang dulu berjanji akan menganggapku sebagai harta paling berharga. Dia memandang penuh sayang ketika adik palsu itu merebut ponsel, lalu menatapku dengan jijik tanpa ditutupi sedikit pun. "Ratna, kalau mau bohong, bisa nggak lebih pintar sedikit? Kalau kamu terus bikin masalah, jangan harap bisa dapat uang hidup untuk bulan depan." Kesempatan ketiga, aku menelepon ayah dari anakku, suami yang dipilih dengan sangat teliti oleh orang tuaku. Dia bilang sedang rapat, setelah itu masih harus memilih hadiah untuk adikku, tidak ada waktu meladeniku bermain drama. Dia juga berkata, kalau aku mau bersikap patuh, minggu depan dia akan mengizinkanku membawa anak pulang untuk makan bersama keluarga. Aku mencium putraku yang gemetar ketakutan di dalam pelukanku, lalu memohon agar mereka memberiku satu kesempatan terakhir, membiarkanku menulis pesan perpisahan. Saat ponsel kembali ke tanganku, aku mengirim dua pesan ke grup keluarga. Satu foto tubuhku yang berlumuran darah. Satu kalimat pendek yang keluar dari lubuk hatiku. [ Aku benar-benar akan mati. Di kehidupan berikutnya, jangan jemput aku pulang lagi. ]
Short Story · Realistis
2.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Le prix de la trahison

Le prix de la trahison

Pour le troisième jour consécutif, Lilia Clerc s'agenouillait devant la statue de la Déesse de lune, protectrice de toutes les meutes, priant avec ferveur pour Arsène Chauvet la paix de son esprit après sa mort. Lorsque l'épuisement menaçait de la submerger, des lignes de texte ont apparu soudainement devant ses yeux. « Il est vraiment impitoyable. Son amoureuse d'enfance s'est enfuie en apprenant qu'il aura bientôt la cérémonie avec une autre, et il a simulé sa propre mort pour la rejoindre ! » « Il est en train de profiter de moments romantiques dans les bois Clair de Lune avec sa maîtresse tandis que Lilia a presque pleuré toutes les larmes de son corps à cause de ce salaud. » « Malheureusement, Lilia ne s'est jamais rendu compte qu'Arsène Chauvet l'avait trompée. Quand il sera revenu après avoir simulé sa mort, elle l'épousera tout de même avec joie. » Lilia ne comprenait pas comment ces mots apparaissaient devant ses yeux, mais elle croyait que c'était un miracle accordé par la déesse. Après avoir tout lu, elle est restée bouche bée de stupéfaction et a immédiatement téléphoné à son père, Alpha de sa tribu. « Papa, concernant le mariage arrangé dont tu m'avais parlé, je suis prête à l'accepter. » Deux semaines plus tard, la nouvelle du mariage arrangé entre Lilia Clerc et l'Alpha de la tribu Saïan dans le nord s'est répandue dans tous les clans des loups. L'ami d'Arsène qui faisait partie du complot de la fausse mort s'est précipité pour confronter Lilia : « Es-tu vraiment si pressée de trouver le prochain alors qu'Arsène vient de nous quitter ? » « Il est déjà mort. Je ne peux pas rester veuve pour le reste de ma vie à cause de lui, n'est-ce pas ? »
Short Story · Loup-garou
1.4K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
373839404142
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status