SANG PETARUNG
Raja Tamerlan berhasil membuat para warganya terutama pria untuk tidak sedekar jadi pemimpin di rumah semata, tetapi juga untuk tetap jadi seperti singa di mana pun berada.
Tadi saja ada tiga perkelahian di luar lantaran cuma saling senggol sedikit. Biasanya orang-orang akan membiarkan perkelahian itu kecuali ada satu orang yang hampir mati atau menyerah, barulah orang-orang bakal melerai, dan kalau tidak, perkelahian itu terus berlangsung sampai malam.
Holystan terdengar brutal. Tapi sejatinya tidak semengerikan itu. Raja tidak suka tawuran atau perang receh. Namun perkelahian tersebut akan membentuk karakter bangsa yang kuat dan pemberani.